alexametrics
Jumat, 17 Sep 2021
radarkudus
Home > Kudus
icon featured
Kudus

Tampung Lulusan Kesehatan dengan RS Berbasis Pendidikan

29 Juli 2021, 12: 36: 11 WIB | editor : Ali Mustofa

OPTIMISTIS: Bupati Kudus Hartopo (dua dari kanan) secara simbolik menghadiri acara peletakan batu pertama pembangunan RS Sarkies Aisyiyah kemarin.

OPTIMISTIS: Bupati Kudus Hartopo (dua dari kanan) secara simbolik menghadiri acara peletakan batu pertama pembangunan RS Sarkies Aisyiyah kemarin. (EKO SANTOSO/RADAR KUDUS)

Share this      

KUDUS – Pemkab Kudus mendorong berdirinya rumah sakit berbasis pendidikan. Tujuannya agar bisa menampung lulusan-lulusan tenaga kesehatan hingga dokter. Sekaligus terintegrasi dengan lembaga pendidikan tinggi yang ada agar juga memiliki fakultas kedokteran. 

Bupati Kudus Hartopo menyebut terintegrasinya rumah sakit dan lembaga pendidikan di tingkat kesehatan sangat penting dalam dua hal. Pertama agar semakin bertambahnya fasilitas kesehatan di Kudus. Sekaligus memfasilitasi lulusan-lulusan tenaga kesehatan yang ada. Kedua, dengan bertambahnya RS maka akan mendorong lembaga pendidikan tinggi memiliki fakultas kedokteran.

“Sehingga bisa menjadi kebanggan tersendiri bagi masyarakat di Kota Kretek, karena tak perlu ke luar kota ketika ingin belajar ilmu kedokteran,” jelas Hartopo saat peletakan batu pertamanya pendirian Rumah Sakit (RS) Sarkies Aisyiyah kemarin (28/7).

Baca juga: BOR RS Rujukan Covid-19 di Kudus Kini Turun di Bawah 20 Persen

Menurut Hartopo selain dua alasan itu, urgensi bertambahnya RS yang terintegrasi dengan lembaga Pendidikan sangat terasa saat Pandemi seperti ini. Sebab dalam kondisi seperti ini peran faskes dan tenaga kesehatan menjadi utama.

Hartopo mengapresiasi rencana pendirian RS Sarkies Aisyiyah yang akan bersinergi dengan Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU). Dia pin mendorong agar fakultas kedokteran bisa segera dibuka. Agar orang Kudus tidak perlu jauh menuntut ilmu kedokteran di luar daerah.

“Ini sangat bagus ya, kami apresiasi juga pendirian rumah sakit yang nantinya akan bersinergi dengan Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) ini,” jelasnya.

Ketua Panitia Pembangunan RS Sarkies Kudus Hilal Ariyadi mengungkapkan dalam jangka panjang RS Sarkies Aisyiyah yang bakal dibangun ini  akan bekerja sama dengan UMKU untuk menjadikan RS berbasis Pendidikan.

“Nantinya secara masterplan rumah sakit ini berkapasitas 250 tempat tidur. Dan akan dibangun  dengan sepuluh lantai,” jelasnya.

Rumah sakit tersebut akan dibangun secara bertahap. Pembangunan tahap awal ini akan dibangun enam lantai berkapasitas 150 tempat tidur. “Untuk jangka waktu pembangunannya satu tahun,” ujar dia.

Pihaknya memastikan desain pembangunan rumah sakit terebut sesuai kondisi masa pandemi. Di mana tersedia tersedia jalur masuk sendiri untuk pasien infeksius.

“Sehingga tidak jadi satu dengan pasien umum sehingga aman melayani pasien saat masa pandemi seperti sekarang. Itu karena di masa seperti ini banyak masyarakat takut ke rumah sakit karena bisa terpapar Covid-19,” tambahnya. (tos)

(ks/mal/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya