alexametrics
Jumat, 17 Sep 2021
radarkudus
Home > Kudus
icon featured
Kudus

PBSI UMK Bentuk Wadah Kelompok Kajian

29 Juli 2021, 12: 08: 03 WIB | editor : Ali Mustofa

MENJIWAI: Kelompok kajian teater tampil saat pementasan terbuka di Alun-alun Jepara pada 2018.

MENJIWAI: Kelompok kajian teater tampil saat pementasan terbuka di Alun-alun Jepara pada 2018. (UMK FOR RADAR KUDUS)

Share this      

KUDUS – Program studi (Prodi) Pendidikan Bahasa dan sastra Indonesia (PBSI) memiliki banyak kelompok kajian. Kelompok tersebut bisa dimanfaatkan untuk menambah dan mempraktikkan ilmu yang didapatkan selama proses belajar mengajar.

Kelompok kajian ini dikemas dengan asyik sehingga mahasiswa bisa eksplore kamampuan masing-masing.

Ketua Prodi PBSI FKIP UMK Irfai Fathurrohman mengatakan ada lima kelompok kajian yang ada di PBSI FKIP UMK. “Kelompok kajian ini ada memang untuk mewadahi potensi mahasiswa, karena terkait erat juga dengan materi kuliah,” katanya.

Baca juga: Penanganan Kasus Covid-19 di Kudus Pantas Jadi Panutan Daerah Lain

Pertama, kelompok kajian bahasa yakni mahasiswa bisa mengembangkan kemampuan berbahasa. Luaran kelompok kajian ini adalah pembimbingan dan pendampingan riset dan lomba bidang bahasa baik tingkat nasional maupun internasional.

Kedua, kelompok kajian jurnalistik yakni mahasiswa dibekali dengan kemampuan jurnalistik. Baik untuk cetak dan daring. Luaran kelompok kajian ini yakni membuat buletin Gendhis, kudus.net dan podcast.

Ketiga, kelompok kajian kepewaraan yakni mahasiswa yang ikut dalam kelompok ini akan mendapatkan bekal bidang kepewaraan dan penyiaran. Mahasiswa yang ikut bisa praktik kepewaraan di acara di masyarakat dan penyiaran radio yang sudah bermitra dengan PBSI.

Kelompok keempat yakni kelompok kajian teater. Mahasiswa akan mendapatkan ilmu tentang keaktoran, penyutradaraan, dan naskah drama. Mahasiswa selanjutnya bisa mengikuti ajang berbagai lomba yang diadakan berbagai instansi. “Beberapa waktu lalu juga membuat film indie,” terangnya.

Kelompok kelima yakni kelompok kajian sastra, mahasiswa akan mendapatkan banyak ilmu terkait sastra. Mahasiswa juga akan mendapatkan bimbingan dan pendampingan untuk riset dan produksi karya berupa cerpen, novel atau karya sasatra.

Dia menambahkan, beberapa mahasiswa yang bergabung dalam kelompok tersebut. Bahkan sudah menorehkan banyak prestasi dalam even lomba.

“Kami memang mendukung penuh kegiatan kelompok-kelompok tersebut, karena menjadi salah satu ruang eksplorasi mahasiswa,” jelasnya. 

(ks/san/mal/top/JPR)

 TOP