alexametrics
Sabtu, 18 Sep 2021
radarkudus
Home > Ekonomi
icon featured
Ekonomi

Anak Perusahaan Semen Gresik Catat Kinerja Positif

29 Juli 2021, 10: 33: 17 WIB | editor : Ali Mustofa

MEMBANGGAKAN: Menteri BUMN RI Erick Tohir menyaksikan penandatanganan perjanjian kerja sama pendirian PT. SMOR -anak perusahaan PT. SG- secara virtual.

MEMBANGGAKAN: Menteri BUMN RI Erick Tohir menyaksikan penandatanganan perjanjian kerja sama pendirian PT. SMOR -anak perusahaan PT. SG- secara virtual. (PT. SG FOR RADAR KUDUS)

Share this      

REMBANG – PT. Sinergi Mitra Operasi Rembang (SMOR) berhasil menorehkan capaian positif di tahun tutup buku 2020. Itu merupakan perusahaan patungan milik PT. Semen Gresik (SG) bersama enam PT. BUMDes di Kabupaten Rembang dan Blora.

Capaian ini terungkap dalam hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) akhir Juni lalu. Meski baru beroperasi komersial efektif enam bulan pada 2020, SMOR telah mampu membukukan laba bersih dibandingkan dengan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) mencapai 170 persen dari total nilai pekerjaan Rp 9,6 Miliar.

Rapat umum pemegang saham (RUPS) juga memutuskan agar 15 persen dari hasil laba tersebut, dibagikan sebagai dividen untuk pemegang saham (enam PT. BUMDes dan PTSG). Adapun SG berkomitmen sejak awal untuk mengembalikan 100 persen deviden yang didapatkan kepada masyarakat dalam bentuk berbagai program pemberdayaan secara langsung.

Baca juga: Tata Krama Siswa di Masa Pandemi

(PT. SG FOR RADAR KUDUS)

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) RI Erick Thohir menyampaikan, dalam penguatannya agar terus terbangun sinergitas dan ekosistem yang baik antar-BUMN dengan pemerintah, perusahaan swasta, BUMD, hingga BUMDes. Ini agar kemajuan perekonomian negara terus berkembang dan secure (aman).

”Proyek-proyek strategis seperti ini harus tetap kita jalankan, karena untuk menjadikan Indonesia kuat ke depan,” kata Erick Tohir dalam kata sambutan penandatangan perjanjian kerja sama pendirian perusahaan PT SMOR pada Jumat, 9 April 2020 lalu.

Selain itu, pendirian PT SMOR pun mendapat dukungan penuh dari Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Dia berharap, agar bisa memberikan manfaat finansial dan sosial bagi kesejahteraan masyarakat desa di sekitar pabrik Rembang.

”Di tengah tantangan pandemi, kami bersyukur SMOR mampu memperoleh keuntungan. Bahkan, membagi dividen dalam bentuk tunai kepada enam PT. BUMDes sebagai apresiasi kepada pemegang saham,” kata Direktur PT. SMOR Syaicul Amin kemarin.

SMOR akan terus meningkatkan kinerja dengan menyusun beragam strategi pertumbuhan jangka panjang. Pihaknya optimistis kinerja operasional dan keuangan dapat mengalami peningkatan secara signifikan pada tahun ini.

Beberapa area pekerjaan yang dikelola SMOR meliputi paket pekerjaan kebersihan area pabrik SG, pelayanan area perkantoran, pemeliharaan sarana prasarana, penyediaan tenaga penunjang pabrik, sewa kendaraan, supporting operasional Rumah BUMN, supporting kegiatan CSR, pengoperasion mesin packer dan palletizer, serta supporting peralatan workshop.

SMOR berdiri sebagai perusahaan patungan yang didorong induk perusahaan SG, yakni PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG). Ini sebagai bentuk aksi korporasi yang dibutuhkan untuk menunjang kinerja yang berkelanjutan. Seperti visi awal, SMOR adalah aktivitas community development model baru yang diharapkan lebih sustainable dan dapat menjadi percontohan bagi BUMN lain.

Amin menambahkan, bentuk kontribusi SMOR lain dalam pemberdayaan masyarakat sekitar pabrik adalah perekrutan karyawan. Di mana 534 pekerja yang diterima, 84 persen warga Kabupaten Rembang, 10 persen warga Jateng, dan 6 persen luar Jateng. ”Kami hadir sebagai kolaborasi antara BUMN yang diwakili Semen Gresik dengan masyarakat sekitar melalui PT. BUMDes, agar tercipta ekosistem bisnis yang sehat dan kompetitif,” imbuhnya.

Adapun enam PT. BUMDes yang memiliki saham di SMOR, yaitu PT. Mitra Tegaldowo Sejahtera berlokasi di Desa Tegaldowo, PT. Indo Kadiwono Sukses (Desa Kadiwono), PT. Pasucen Berkah Mandiri (Desa Pasucen), PT. Kajar Ngudi Mulyo (Desa Kajar), PT. Karya Berkah Berdikari Desa Timbrangan yang berlokasi di Rembang, serta PT. Ngampel Gading Perkasa di Desa Ngampel (Blora). 

(ks/lin/top/JPR)

 TOP