alexametrics
Jumat, 22 Oct 2021
radarkudus
Home > Blora
icon featured
Blora

Unik, Desain Terminal Bandara Abdurrahman Wahid seperti Pohon Jati

29 Juli 2021, 10: 00: 59 WIB | editor : Ali Mustofa

HAMPIR JADI: Desain tiang dan atap terminal penumpang Bandara Abdurrahman Wahid dibuat seperti pohon jati.

HAMPIR JADI: Desain tiang dan atap terminal penumpang Bandara Abdurrahman Wahid dibuat seperti pohon jati. (SUBEKAN/RADAR KUDUS)

Share this      

BLORA – Pembangunan terminal penumpang di bandara Abdurrahman Wahid atau Gus Dur sudah 95 persen. Targetnya pertengahan Agustus selesai. Berikutnya, tinggal mengisi bagian dalamnya.

Kepala Satuan Kerja Bandara Ngloram Abdul Rozak mengatakan, untuk jalan masuk bandara baru 20 persen, parkir kendaraan tujuh persen, dan Pembangunan Pertolongan Kecelakaan Penerbangan Dan Pemadam Kebakaran (PKPPK) 40 persen.

Terminal Bandara sendiri memiliki keunikan tersendiri dibanding bandara yang lainnya. Tiang-tiang utama diibaratkan seperti pohon Jati. Sementara atap terlihat seperti daun Jati. Sehingga, saat berdiri di bawah terminal, berasa sedang berdiri di bawah pohon jati yang merupakan icon Kabupaten Blora.

Baca juga: UU Penghapusan Kekerasan Seksual Harus Jadi Perjuangan Bersama

”Konsep Terminal  Bandara ini memang dibuat seperti Pohon Jati. Mengambarkan penjiwaan pohon jati. Tiang utama seperti bentuk pohon dan plafon dengan lubang-lubangnya itu seolah-olah rindangnya daun pohon jati,” imbuhnya.

Desain sendiri merupakan hasil sayembara yang diadakan oleh Direktorat Jendral Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan. Yang semua mengangkat konsep jati yang mana sebagai ciri khas Blora.

Setelah pembangunan terminal, tinggal mengisi dalamnya. Seperti mebeler untuk meja check in, alat deteksi, konter tiket, layanan pemeriksaan sesuai protokol, dan lainnya. Begitu juga dengan taman di sekitar terminal bandara.

”Semuanya akan dilakukan tahun ini. Tugas kami segera menyelesaikan sarana prasarana di Bandara Abdurrahman Wahid ini untuk bisa melayani penerbangan komersial,” jelasnya. 

Selain Terminal Bandara, akses jalan masuk Bandara juga sudah dikerjakan. Dimulai dari jalan Jalan Kapuan langsung lurus ke terminal bandara. ”Jalan utama menuju terminal bandara sudah dibangun sejak 2 Juni 2021. Targetnya akan selesai pada akhir Oktober mendatang,” jelasnya.

Rencananya, jalan nanti ada dua jalur. Kanan dan kiri. Tota lebar jalan 16 meter. Panjangnya sekitar 870 meter. Bentuknya hotmix dan ada macem-macam fasilitas. Seperti lampu dan lain-lain. (iwn)

(ks/sub/lid/top/JPR)

 TOP