alexametrics
Sabtu, 18 Sep 2021
radarkudus
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Kedapatan Bawa 10 Ribu Pil, Penjual Obat Ilegal Ditangkap Polisi

29 Juli 2021, 10: 00: 59 WIB | editor : Ali Mustofa

PASRAH: Tersangka Adi Utomo dimintai keterangan terkait penjualan obat ilegal secara online.

PASRAH: Tersangka Adi Utomo dimintai keterangan terkait penjualan obat ilegal secara online. (SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS)

Share this      

GROBOGAN – Penjual obat ilegal ditangkap oleh anggota Polres Grobogan. Pelaku Adi Utomo kedapatan membawa 10 ribu pil ilegal yang hendak dijual di Grobogan.

Kapolres Grobogan AKBP Benny Setyowadi mengatakan, saat penyelidikan pihaknya mendapati dua paket warna putih yang diisolasi warna merah di Gubug. ”Kami bongkar ada obat dan menangkap pelaku yang membawa paket,” kata Kapolres AKBP Benny Setyowadi.

Hasil penyelidikan, pelaku tidak memiliki izin edar. Sedangkan dua paket berisi 10.000 butir obat warna putih berlogo Y. Obat tersebut dibungkus dengan sepuluh botol plastik.

Baca juga: PPKM! Pedagang di Kudus Kibarkan Bendera Putih

”Pelaku mengakui penjualan pil tersebut tidak memiliki izin. Dia memesan lewat online. Kemudian dijual kembali secara online. Barang tersebut hasil pesanan dari online,” ujarnya .

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 196 subsider pasal 197 Jo Pasal 106 UU RI No 36 tahun 2009 tentang kesehatan dan pasal 62 UU RI no 5 tahun 19997 tentang psikotropika.

”Pelaku ini mengaku sudah menjual lima kali ke beberapa daerah. Dengan memasang iklan penjualan di online untuk penjualan obat,” terang dia.

Adi Utomo mengaku mendapatkan keuntungan 400 ribu setiap satu botol. Dia memesan dari online harga Rp 1,6 juta untuk satu paket. ”Saya jual lagi dengan harga Rp 2 juta. Karena untungya lumayan. Saya menjual obat online karena pandemi penjualan sparepart sepeda motor sepi,” aku dia. (iwn)

(ks/lid/mun/top/JPR)

 TOP