alexametrics
Sabtu, 18 Sep 2021
radarkudus
Home > Blora
icon featured
Blora

Blora Jemput Bola dengan Gerai Vaksinasi Keliling

28 Juli 2021, 12: 11: 39 WIB | editor : Ali Mustofa

GASPOL: Bupati Arief Rohman meresmikan bus vaksinasi keliling. Gerai itu untuk mempercepat vaksinasi di desa-desa.

GASPOL: Bupati Arief Rohman meresmikan bus vaksinasi keliling. Gerai itu untuk mempercepat vaksinasi di desa-desa. (POLRES BLORA FOR RADAR KUDUS)

Share this      

BLORA, – Gerai vaksinasi keliling diresmikan Selasa (27/7). Gerai itu berupa bus. Sehingga  bisa mobile menjangkau wilayah pedesaan  untuk mempercepat vaksinasi.

Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama menegaskan, dengan adanya gerai vaksinasi keliling ini, nantinya dapat mempercepat proses vaksinasi di desa-desa yang jauh dari jangkauan. ”Sasarannya desa yang selama ini tidak terjangkau oleh petugas kesehatan,” ungkapnya.

Bupati Arief Rohman mengungkapkan, pihaknya mengapresiasi kepolisian yang membantu mempercepat vaksinasi. ”Alhamdulilah kami ucapkan terima kasih kepada Polres Blora dan Kodim 0721/Blora yang selalu aktif dalam penanganan Covid-19,” terangnya.

Baca juga: Matematika Bukan Momok bagi Anak

Berdasarkan asesmen WHO, Blora berada pada kategori level 3. Artinya berada setingkat di bawah level tertinggi atau level 4.  Harapannya, ke depan Blora bisa turun ke level 2.

Untuk itu, pihaknya mendorong agar penanganan Covid-19 di Blora dapat terus dioptimalkan. Sehingga dapat memenuhi target untuk turun ke level 2. Di antaranya, dengan memantau terus kondisi warga yang isolasi mandiri. Sehingga kesehatannya bisa terjaga. Kemudian diberikan dukungan obat agar berhasil sembuh.

”Kita data isoman ada 274 orang. Dirawat ada sekitar 120 orang. Untuk 274 orang ini minta tolong dipetakan by name by adress alamatnya. Kita akan memberikan obat-obatan dan herbal agar pasien ini segera sembuh,” tambahny.

Direktur RSUD dr. Soetijono Blora, dr. Nugroho Adiwarso menerangkan bahwa saat ini tingkat kunjungan IGD sudah menurun. dari kapasitas 100 tempat tidur (TT) ruang isolasi Covid-19, yang terpakai hanya 47 TT. ”Tidak ada antrean lagi.Kami masih merawat 47 pasien dari total kapasitas 100,” ucapnya.

(ks/sub/lid/top/JPR)

 TOP