alexametrics
Minggu, 24 Oct 2021
radarkudus
Home > Grobogan
icon featured
Grobogan

Pengunjung Nyusut, Target Bledug Disunat

Goa Lawa-Macan Dinaikkan

28 Juli 2021, 11: 57: 24 WIB | editor : Ali Mustofa

IKON: Patung Aji Saka kini menjadi ikon tersendiri di wisata Bledug Kuwu, di Kecamatan Kradenan. Bledug Kuwu akan dipoles agar menarik wisatawan.

IKON: Patung Aji Saka kini menjadi ikon tersendiri di wisata Bledug Kuwu, di Kecamatan Kradenan. Bledug Kuwu akan dipoles agar menarik wisatawan. (SAIFUL ANWAR/RADAR KUDUS)

Share this      

KRADENAN, – Pembangunan wisata Bledug Kuwu, Kecamatan Kradenan tak mampu mendongkrak pengunjung. Jumlah pengunjung terus menyusut. Target pendapatan asli daerah (PAD) dari wisata ini pun diturunkan.

Sebaliknya, Goa Lawa dan Goa Macan di Kecamatan Grobogan yang juga terus dipoles mengalami peningkatan. Pihak Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Grobogan pun menaikkan target PAD.

Kasi Destinasi Wisata pada Disporabudpar Grobogan Purwanti Widyaningrum mengungkapkan, target PAD wisata dari Bledug Kuwu awalnya sebesar Rp 90 juta. Namun, melihat perkembangannya yang kalah dengan wisata lain, lalu diterapkannya PPKM Darurat, targetnya diturunkan menjadi Rp 50 juta.

Baca juga: Duh, Formasi Perangkat di 16 Desa di Grobogan Gagal Terisi

“Kradenan kan punya pasar digital, taman labirin, dan wisata lainnya yang juga menarik. Akhirnya pengunjung Bledug Kuwu dari tahun ke tahun semakin turun. Ini malah ada PPKM Darurat juga,” tuturnya kemarin.

Sebenarnya, pihaknya tentu sudah melakukan beberapa hal agar kunjungan di wisata yang pengelolaannya menjadi tanggung jawab Pemkab Grobogan tersebut meningkat. Antara lain yakni pembangunan patung Aji Saka, taman dan panggung hiburan. Ke depan, Bledug Kuwu juga akan terus dikembangkan dengan pembangunan yang massif.

“Dari Bappeda sudah mengajukan ke APBN sebesar Rp 50 miliar. Tapi karena pandemi akhirnya belum bisa deal,” tambahnya.

Total anggaran yang rencananya digunakan untuk membangun mencapai Rp 65 miliar. Angka tersebut tentu masih bisa berubah. Selain untuk pembangunan museum garam, ruko, dan kantor UPTD, fasilitas lain juga akan dibangun. Harapannya, pengunjung bisa meningkat.

Untuk Goa Macan dan Goa Lawa sendiri, setelah dilakukan pembangunan dalam beberapa waktu terakhir memang berhasil menaikkan pengunjung. Selain lebih sejuk karena rindang, belakangan ini juga terdapat paket wisata dengan jeep dari Jatipohon.

“Paket wisata yang dari Jatipohon dengan jeep itu yang bikin ramai. Dari awalnya PAD ditarget Rp 10 juta, jadi Rp 15 juta,” katanya. 

(ks/ful/mal/top/JPR)

 TOP