alexametrics
Jumat, 17 Sep 2021
radarkudus
Home > Kudus
icon featured
Kudus

Langgar PPKM, Pusat Perabot Tak Ditutup

Pedagang dan PKL Disemprit

28 Juli 2021, 10: 00: 59 WIB | editor : Ali Mustofa

Langgar PPKM, Pusat Perabot Tak Ditutup

KUDUS – Melanggar PPKM level 4 dengan tetap buka, pusat perbelanjaan perabot rumah tangga tak ditutup. Padahal pedagang dan PKL langsung disemprit jika melanggar aturan. 

Kepala Dinas Perdagangan Kudus Sudiharti mengatakan, sejak PPKM darurat sudah dilarang buka karena pusat perbelanjaan nonsembako. Namun, ada satu toko modern terhitung skala besar yang ada di Jalan Jendral Sudirman nekat buka.

“Sudah kami peringatkan, tetapi tidak bisa menindak. Karena bukan tupoksi penindakan. Hanya sebatas peringatan. Dan, saat ada perpanjang dan berubah menjadi PPKM level 4 dengan aturan yang sama kami belum memberi surat yang baru dan surat yang lama belum saya tarik juga,” jelasnya.

Baca juga: Setelah 9 Agustus, PPKM di Jepara Dilonggarkan

Dia menegaskan pihaknya hanya sebatas memberi surat edaran terkait instruksi untuk menutup sementara sambil menunggu informasi lebih lanjut.

Dia mengaku sudah memberikan surat terkait instruksi tersebut terhadap pusat perbelanjaan yang berada di Jalan Jenderal Sudirman Kudus yang menjual perabot rumah tangga dan perkakas tersebut.

“Kalau masih tetap buka jelas memang pelanggaran. Penegakannya tentu dari tim Penegak Perdanya. Apalagi, pusat perbelanjaan tersebut tidak menjual bahan kebutuhan pokok masyarakat maupun alat kesehatan dan bahan bangunan,” terangnya.

Sementara, PPKM level 4 yang diperpanjang, pengelola pusat perbelanjaan juga diminta menunggu surat edaran lagi, karena sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri nomor 24/2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4 Covid-19 di Wilayah Jawa dan Bali pada disebutkan bahwa pusat perdagangan ditutup sementara. 

“Kami menunggu surat edaran dari Bupati Kudus, selanjutnya baru akan ditindaklanjuti dengan pembuatan surat edaran apakah pusat perbelanjaan nonsembako boleh buka atau tidak,” tandasya.

Ditempat terpisah, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kudus Djati Solechah menyebut, aturan bagi pusat perbelanjaan nonsembako seperti toko perabot rumah tangga dan perkakas di Jalan Jendral Sudirman tersebut memang melanggar aturan.

“Saat ini kami masih menunggu instruksi terbaru soal pembukaan swalayan nonbahan pokok. Jadi sementara ini aturan lama masih berlaku, sembari menunggu peraturan selanjutnya,” tandasnya. (uha)

(ks/san/mal/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya