alexametrics
Jumat, 17 Sep 2021
radarkudus
Home > Ekonomi
icon featured
Ekonomi

PT BPR BKK Lasem Sukseskan Program Jaga Tangga dan Pinjaman 0 Persen

27 Juli 2021, 21: 04: 42 WIB | editor : Ali Mustofa

PENYALURAN: Direktur Utama PT BPR BKK Lasem (Perseroda) Moch Suwarno menyalurkan paket sembako kepada Kepala Desa Pamotan A. Maskur Rukhani.

PENYALURAN: Direktur Utama PT BPR BKK Lasem (Perseroda) Moch Suwarno menyalurkan paket sembako kepada Kepala Desa Pamotan A. Maskur Rukhani. (DOK. PT BPR BKK LASEM FOR RADAR KUDUS)

Share this      

REMBANG –  PT BPR BKK Lasem (Perseroda) memiliki unggulan, yakni pinjaman 0 persen bagi pelaku mikro dan ultra mikro, kurang lebih Rp 48 miliar. Selain itu BPR Lasem juga aktif dalam menanggulangi penyebaran Covid-19. Ribuan paket sembako disalurkan.

Direktur Utama PT BPR BKK Lasem (Perseroda) Moch Suwarno menyampaikan melalui program jaga tangga, warga terdampak Covid-19. Diberi bantuan sosial berupa paket sembako maupun fasilitas lain.

“Belum lama ini kami serahkan bantuan LED monitor, LCD protektor, dan backdrop stand ke panti pelayanan sosial disabilitas mental Pangrukti Mulyo Rembang,” teranganya.

Baca juga: Polisi Tembak Dua Residivis Pencurian di Cepu

PEDULI: Direktur Utama PT BPR BKK Lasem (Perseroda) Moch Suwarno saat menyalurkan bantuan di di Panti Pelayanan Sosial Disabilitas Mental Pangrukti Mulyo Rembang.

PEDULI: Direktur Utama PT BPR BKK Lasem (Perseroda) Moch Suwarno saat menyalurkan bantuan di di Panti Pelayanan Sosial Disabilitas Mental Pangrukti Mulyo Rembang. (DOK. PT BPR BKK LASEM FOR RADAR KUDUS)

Selain itu, bantuan juga diberikan di Kecamatan Pamotan dan pemerintah desa Pamotan bersamaan dengan pelaksaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).

Selain desa, panti asuhan Marganingsih Lasem juga mendapat bantuan. Pihaknya juga memberikan ramadan seribu paket kepada masyarakat tidak mampu dan terdampak Covid-19.

Dia mengatakan, dana ini diambilkan dari CSR. Yang mana per Mei 2021 baru didok pemegang saham untuk Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Jadi tidak bisa diawali Januari-Februari 2021. Kendati demikian, PT BPR BKK Lasem tancap gas setelah RUPS Mei.

Dia menjelaskan, CSR merupakan bagian dari laba tahun lalu yang dibagikan. Dananya Rp 300 juta.

Untuk mengentaskan kemiskinan, BPR Lasem juga merenovasi RTLH. Dari fisik bangunan. “Di Ringin ada dua, Pamotan ada tiga. Semua  siap dilaksanakan,” terangnya.

Tidak berhenti program jaga tangga, BPR Lasem juga memiliki program unggulan 0 persen. BKK Lasem harus menyalurkan kurang lebih Rp 48 miliar dalam bentuk pinjaman tanpa bunga. “ Yang jadi unggulan tanpa agunan, tanpa potongan, tanpa bunga (3T),” paparnya.

Teknisnya calon penerima bisa datang langsung ke kantor terdekat BKK. Kemudian mengajukan. Khusus mereka yang memiliki usaha mikro dan ultra mikro. Besar pinjaman maksimal Rp 5 Juta, namun bisa juga Rp 1 juta, Rp 2 juta dilayani, khusus terdampak Covid-19.

“Banak masuknya esensial. Jadi lembaga keuangan dan perbankan dikecualikan. Dalam rangka program tersebut menyalurkan program itu kepada masyarakat,” imbuhnya.

Disinggung soal target, kata dia, hingga akhir tahun ada revisi. Kebetulan di Rencana Bisnis Bank (RBB) sebelumnya untuk target laba naik Rp 1,5 miliar. Dari Rp 14,3 miliar menjadi Rp 15,8 miliar. 

(ks/noe/mal/top/JPR)

 TOP