alexametrics
Jumat, 17 Sep 2021
radarkudus
Home > Blora
icon featured
Blora

Blora Bangun Laboratorium dan Gedung Radiologi

27 Juli 2021, 13: 43: 51 WIB | editor : Ali Mustofa

CEK PROYEK: Bupati Arief Rohman dan rombongan mendatangi lokasi pembangunan Gedung Radiologi dan Laboratorium Kesehatan di RSUD dr. R. Soetijono Blora kemarin.

CEK PROYEK: Bupati Arief Rohman dan rombongan mendatangi lokasi pembangunan Gedung Radiologi dan Laboratorium Kesehatan di RSUD dr. R. Soetijono Blora kemarin. (FORKOMPIM FOR RADAR KUDUS)

Share this      

BLORA, Sebentar lagi Blora memiliki Gedung Radiologi dan Laboratorium Kesehatan bertingkat. Empat lantai. Saat ini pembangunannya tahap pemancangan 136 titik.

Proyek ini bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) APBN 2021 melalui Kementerian Kesehatan kepada RSUD Blora. Nilainya Rp 23,19 miliar. Pelaksananya, kerjasama operasi (KSO) PT Cihko Karya Pratama dan PT Chimarder 777 K50. Masa kontrak hingga pertengahan Desember 2021 mendatang.

“Progress pembangunannya baru selesai tahap pemancangan di 136 titik,” ucap Willys Yuniarti, selaku PPKom kemarin.

Baca juga: Korsleting, Gudang Meubel Ludes Dilalap Api, Rugi MIliaran Rupiah

Bupati Arief Rohman meminta, agar pihak RSUD dan kontraktor bisa menjalin komunikasi yang baik. Sehingga proyek pembangunan gedung yang bersumber anggaran DAK pusat ini dapat berjalan dengan lancar.

”Tolong Pak direktur dan kontraktor meningkatkan komunikasi. Sehingga kendala-kendala di lapangan dapat terselesaikan,” pintanya.

Dia menambahkan, karena lokasinya tak terlalu luas dan dibangun menjadi empat lantai, keselamatan pekerja juga harus diutamakan. Potensi pekerja lokal harus dioptimalkan. ”Saya minta agar seluruh pekerja proyek divaksin jika ada yang belum tervaksin. Agar bisa meminimalisasi penularan virus Covid-19. Semua aman dan sehat,” tegasnya.

Bupati, wabup, dan rombongan juga meninjau lokasi pembangunan gedung radiologi dan laboratorium yang berada di belakang IGD. Bersebalahan dengan Gereja Kristen Jawa Tengah Utara (GKJTU).

”Selama proses pembangunan pasti akan mengganggu lingkungan. Kami mohon maaf kepada pihak gereja dan pasien lainnya,” pintanya. 

(ks/sub/lid/top/JPR)

 TOP