alexametrics
Minggu, 24 Oct 2021
radarkudus
Home > Kudus
icon featured
Kudus

Kelonggaran PPKM, Makan di Tempat Kini Dibatasi Maksimal 30 Menit

27 Juli 2021, 09: 42: 01 WIB | editor : Ali Mustofa

Pasar Kliwon Kudus

Pasar Kliwon Kudus (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)

Share this      

KUDUS – Pemkab Kudus membuka kemungkinan kelonggaran pada masa PPKM level 3-4. Namun dengan ketentuan pemberlakuan pembatasan di dalamnya. Seperti penambahan jam buka pedagang kaki lima (PKL). Warga boleh makan di tempat maksimal 30 menit.
Bupati Kudus Hartopo menyatakan, saat ini kondisi penyebaran Covid-19 tengah melandai. Ini ditunjukkan dengan jumlah kasus aktif ada di angka 318. Sementara status Kudus masuk dalam zona kuning.
”Jumlah BOR di rumah sakit rujukan 18 persen saja. Itupun mayoritas diisi oleh warga luar Kudus,” ungkapnya.
Lebih lanjut, pihaknya akan mengevaluasi bersama jajaran Forkopimda terkait penyekatan yang diterapkan pada masa PPKM level 4. Di samping itu dalam pelonggaran ini harus didukung sinyal baik oleh pemerintah pusat.
Ia pun menilai, terhadap penyekatan itu masyarakat juga terdampak. Salah satunya masyarakat harus mencari jalan lain untuk melakukan aktivitas.
Tentunya kelonggaran ini harus didukung oleh beberapa indikator. Antara lain, dengan gerakan menurunkan mobilitas masyrakat, menekan angka kasus, sekaligus kematian.
”Tentunya 25 Juli nanti menjadi peniliaian, pada 26 Juli nanti bisa dilonggarkan dengan melibatkan beberapa ketentuan,” ungkapnya. 
Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma menyatakan, pada pemberlakuan masa PPKM level 4 ini, diberi beberapa kolonggaran pada aktivitas perekonomian.
Pedagang kaki lima (PKL) itu diberi waktu buka hingga pukul 21.00. Sebelumnya hanya pukul 20.00. ”Diperbolehkan makan di tempat selama 30 menit. Dengan pembatasan pembeli dan penerapan protokol kesehatan,” ungkapnya.
Joko, salah satu penjual nasi goreng di Pasar Kliwon mengaku sepi pembeli saat pemberlakuan PPKM ini. Omzet normal biasanya Rp 500 ribu. Sedangkan saat ini kurang dari Rp 200 ribu.
Hal itu karena ada pembatasan jam buka. Selama PPKM Darurat, PKL boleh buka sampai pukul 20.00. Padahal dia baru bisa menggelar lapak pukul 17.00. Atau menunggu Pasar Kliwon tutup. ”Selama PPKM pembeli hanya sebentar, terpaksa harus dibungkus,” ungkapnya.

Baca juga: Belajar Menari di Masa Pandemi

(ks/gal/lid/top/JPR)

 TOP