alexametrics
Sabtu, 18 Sep 2021
radarkudus
Home > Pendidikan
icon featured
Pendidikan

Belajar Menari di Masa Pandemi

27 Juli 2021, 09: 23: 54 WIB | editor : Ali Mustofa

Sri Mulyani, S. Pd.; Guru SMP Negeri 2 Nalumsari

Sri Mulyani, S. Pd.; Guru SMP Negeri 2 Nalumsari (ISTIMEWA FOR RADAR KUDUS)

Share this      

SMP Negeri 2 Nalumsari menjadi salah satu lembaga pendidikan di Nalumsari yang mengajarkan Seni Tari. Tak heran, sekolah ini menjadi lembaga pengembangan dan pelestarian nilai budaya dan seni bangsa yang diselaraskan pengembangan iptek. Secara tidak langsung, melalui pembelajaran tari bisa menciptakan rasa cinta peserta didik atas kebudayaan di Indonesia.

Pada masa sekarang ini, pendidikan di Indonesia sedang berubah dalam proses pembelajaran dikarenakan terdapat pandemi dan pemerintah melarang adanya tatap muka secara langsung dalam proses pembelajaran pada zona tertentu. Yaitu zona merah dan oranye terkecuali pada zona kuning dan hijau di perbolehkan proses belajar mengajar secara langsung.

Pada pertengahan Maret 2020 merupakan awal tersebarnya virus Covid-19, sehingga sekolah diliburkan beberapa minggu akan tetapi tidak ada penurunan penyebaran. Pemerintah mencari cara lain agar tetap terlaksananya kegiatan belajar mengajar yaitu dengan cara daring atau pembelajaran online dari rumah.

Baca juga: Penyaluran KUR Meningkat Pesat, Sinyal Pemulihan Ekonomi

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Nadiem Anwar Makarim melakukan penerbitan surat Edaran No 4 Tahun 2020 tentang Penerapan Pembelajaran Dalam Masa Darurat Covid-19. Pembelajaran jarak jauh (daring) berfokus guna meningkatkan kepahaman siswa tentang pandemi Covid-19. Di sini terdapat kegiatan dan tugas bermacam- macam untuk siswa yang sesuai dengan minat bakat dan keadaan siswa. Mengingat hal tersebut terdapat kesenjangan sarana pembelajaran di rumah, di antaranya kurangnya sarana leptop dan hand phone yang memadai, jaringan internet yang kurang stabil, kurangnya dana untuk membeli kuota internet.  Kendati demikian sebagian besar sekolah mau tidak mau harus melakukan praktik pembelajaran di rumah seperti halnya dengan pembelajaran seni tari yang notabene pembelajaran yang menuntut banyak tatap muka saja harus dilaksanakan secara daring. Dalam pelaksanaan pembelajaran di rumah ini tidak serta merta diartikan guru hanya memberikan tugas bagi siswanya, melainkan juga memberikan materi, motivasi, dan bimbingan walaupun secara daring.

Sistem online dalam pembelajaran daring dapat dilakukan melalui pembelajaran dengan zoom meeting, google meet, dan WhatsApp grup. SMP Negeri 2 Nalumsari menerapkan sistem daring selama pembelajaran melalui media online. Di SMP Negeri 2 Nalumsari guru seni tari menggunakan media untuk pembelajaran daring yaitu zoom dan luring menggunakan media WhatsApp grup. Zoom digunakan untuk mata pelajaran teori seperti manajemen seni pertunjukan dan whatsap grup untuk praktik yaitu dengan share video pembelajaran. Kegiatan daring dan luring dilaksanakan selama satu semester. Setelah itu guru mengadakan evaluasi untuk mata pelajaran praktik tari. Selama masa Pandemi Covid-19, di SMP Negeri 2 Nalumsari ujian praktik mapel Seni Tari terdapat dua tipe evaluasi yaitu pertama dengan cara siswa mengirimkan video rekaman siswa praktik salah satu jenis tari, dan yang kedua siswa di minta mengunggah vieionya di media sosial dan melihat jumlah yang nge-like sebagai salah satu indikator penilaian.

Dengan demikian adanya pandemi tidak menyurutkan semangat guru seni tari SMP Negeri 2 Nalumsari untuk terus maju mengajarkan seni tari sebagai kearifan budaya Indonesia secara daring, walaupun masih banyak kendala dalam pelasanaannya. (*)

(ks/top/top/JPR)

 TOP