alexametrics
Jumat, 17 Sep 2021
radarkudus
Home > Pati
icon featured
Pati

Stok Kosong, Vaksinasi Penerima Bansos di Pati Tersendat

26 Juli 2021, 15: 40: 44 WIB | editor : Ali Mustofa

DIBEBERKAN: Bupati Haryanto saat diwawancarai me-nyebutkan stok vaksin masih kosong.

DIBEBERKAN: Bupati Haryanto saat diwawancarai me-nyebutkan stok vaksin masih kosong. (ANDRE FAIDHIL FALAH/RADAR KUDUS)

Share this      

PATI, — Pemerintah “memutar otak” program percepatan vaksinasi dengan sasaran penerima bantuan sosial (Bansos). Realisasinya, target keluarga penerima manfaat ini (KPM) belum divaksin saat pengambilan bansos. Alasannya stok vaksin untuk KPM itu kosong. Sasarannya masih masyarakat umum, Lansia, dan pelayan publik lainnnya. 

Pemerintah melalui Kementerian Sosial RI menyalurkan Bantuan Sosial Tunai (BST) untuk Mei dan Juni yang akan diterima pada Juli ini. Nilai yang diberikan Rp 300 ribu per KPM per bulan. Penerima akan langsung mendapatkan jatah dua bulan senilai Rp 600.000. Sedangkan jumlah KPM di Pati ini kisaran 46.000-an warga.

”Penerima BST, PKH, dan bantuan lainnya belum divaksin. Soalnya distribusi vaksin dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jateng terlambat. Update terakhir pada 24 Juli sisa vaksin di Faskes masih 55 vial, Dinkes 1.816 vial,” kata Bupati Pati Haryanto saat dikonfi rmasi kemarin.

Baca juga: Kudus Beri Kelonggaran Penyekatan dan Wisata

Aturan dalam pengambilan Bansos juga tertuang pada Perpres Nomor 14 tahun 2021. Itu tentang pelaksanaan vaksinasi. Dalam pasal 13A ayat 4 disebutkan setiap orang yang telah ditetapkan sebagai sasa-ran penerima vaksin covid- 19. Apabila tidak mengikuti program tersebut akan dikenakan sanksi administratif.

Sanksi tersebut berupa, penundaan atau penghentian pem-berian jaminan sosial atau bantuan sosial dan layanan administrasi pemerintahan. (adr/him)

(ks/him/top/JPR)

 TOP