alexametrics
Jumat, 17 Sep 2021
radarkudus
Home > Pati
icon featured
Pati

Pemkab Pati Siapkan Sembako untuk Anak Terdampak Korona

24 Juli 2021, 12: 26: 01 WIB | editor : Ali Mustofa

SIMBOLIS: Bantuan sembako diberikan kepada sejumlah perwakilan penyalur di Pendapa Kabupaten Pati kemarin.

SIMBOLIS: Bantuan sembako diberikan kepada sejumlah perwakilan penyalur di Pendapa Kabupaten Pati kemarin. (ANDRE FAIDHIL FALAH/RADAR KUDUS)

Share this      

PATI, – Sebanyak 100 paket logistik diberikan ke sejumlah anak terdampak covid-19. Bantuan tersebut akan disebar ke 10 kecamatan. Kegiatan tersebut dalam rangka Hari Anak Nasional yang jatuh pada Jumat ini (23/7).

10 kecamatan itu di antaranya, Pati, Margorejo, Gabus, Kayen, Sukolilo, Gunungwungkal, Juwana , dan Cluwak. Selain anak, sasaran bantuan ini untuk keluarga tak mampu yang positif korona. Alasan dibantunya 10 kecamatan itu berdasarkan tingkat kasus covid-19 di Pati.

Kemudian jika kasus relatife tinggi di suatu keca-matan. Maka, akan diberikan bantuan. Soal data covid-19 ini, pihaknya tak menyebutkan secara rinci kasus korona pada anak.

Baca juga: TNI Beton Jalan Pasar di Pati, Hubungkan Area Pertanian dan Dua

”Belum bisa semuanya. Tergantung datanya. Ini menunggu Dinas Kesehatan (Dinkes) Pati. Ini bu-kan berarti ada 100 anak. Itu diambil anak yang terdampak. Bisa saja anak dari keluarga yang positif virus ini. Tidak bisa semuanya dibantu. Setidaknya ini meringankan mereka,” kata Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Pati Muhtar.

Sementara itu, Bupati Pati Haryanto menuturkan, peran serta pemerintah maupun CSR untuk mem-bantu anak terdampak covid-19 memang diperlukan. Walaupun presentase tertular kecil. Kalau terpapar juga tanpa gejala (OTG). Tapi tetap saja membutuh-kan perhatian. ”Anak-anak ini tertular kebelutan oleh orang tuanya. Selama ini, tidak ada laporan sampai ke rumah sakit,” katanya.

Menurutnya, terbanyak ini Lansia yang terpapar. Oleh sebab itu, pihaknya belum merencanakan vak-sinasi untuk anak-anak.

”Memang pemerintah pusat sudah menggiatkan vaksinasi untuk anak. Tapi kami ini belum. Untuk Lansia, umum, dan pelayan publik dulu. Toh vaksin-nya juga menipis ini,” pungkasnya.

Pada Hari Anak Nasional ini lewat daring. Soalnya, ada pandemi covid-19. Harapannya, anak-anak ini tidak bosan belajar di rumah masing-masing. Ini juga untuk kepentingan bersama agar tak tertular virus.

”Tak usah terburu-buru. Soalnya, ini belum aman. Memang kita semua sudah jenuh. Tapi lebih baik mengamankan diri, keluarga kan? Daripada ter-dampak covid-19,” paparnya. (adr/him)

(ks/him/top/JPR)

 TOP