alexametrics
Sabtu, 18 Sep 2021
radarkudus
Home > Jepara
icon featured
Jepara

Kasus Covid-19 Jepara Turun tapi Masih Zona Merah, Ini Penyebabnya

24 Juli 2021, 11: 12: 24 WIB | editor : Ali Mustofa

MENURUN: Tenaga kesehatan RSUD RA Kartini memberi perawatan pertama bagi pasien yang baru tiba di rumah sakit belum lama ini.

MENURUN: Tenaga kesehatan RSUD RA Kartini memberi perawatan pertama bagi pasien yang baru tiba di rumah sakit belum lama ini. (MOH. NUR SYAHRI MUHARROM/ RADAR KUDUS)

Share this      

JEPARA, – Kasus Covid-19 selama Juli di Jepara terus menurun dibanding Juni lalu. Meski begitu, laman corona.jepara.go.id update zonasinya masih berwarna merah. Dengan resiko penularan Covid-19 tinggi.

Terkait itu, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-10 Kabupaten Jepara Muh. Ali membantah itu. Menurutnya permasalahan itu disebabkan oleh kesalahan input data. Bila merujuk dari update data provinsi dan pusat, zona saat ini masuk zona orange. Dengan resiko penularan Covid-19 sedang.

Ia mengaku ke depannya ingin menghapus zonasi di laman corona.jepara.id. ”Untuk meminimalisasi kesalahan persepsi. Namun sementara ada bagusnya. Kalau masyarakat membaca, bisa jadi petunjuk apakah kasusnya naik lagi,” terang Muh. Ali.

Baca juga: Pembangunan Puskesmas Pecangaan Dilanjutkan

Dari keterangannya, kasus Covid-19 di Jepara terus menurun dibanding Juni lalu. Puncaknya ada 2.317 kasus Covid-19 aktif pada 21 Juni lalu. Setelah itu trennya cenderung menurun. Data dari corona.jepara.go.id hingga kemarin ada 17.174 temuan kasus positif Covid-19.

Ada 15.636 telah dinyatakan sembuh dari Covid-19. Yang meninggal dunia ada 949 orang. Sedangkan kasus aktif tersisa 589 orang tengah menjalani perawatan di rumah sakit dan adapula yang isolasi mandiri. ”Menurun. Namun positifnya masih lumanyan. Rata-rata 30 per hari,” paparnya.

Ia menegaskan penurunan kasus itu tidak serta merta berkurangnya testing dan tracing. Meski ada penurunan kasus, pelacakan kasus tetap ia giatkan.

Indikasi penurunan kasus Covid-19 di Jepara yakni semakin berkurangkan jumlah keterisian tempat tidur pasien isolasi. Dari 255 tempat tidur isolasi yang ada, saat ini terisi 57 tempat tidur. Bed occupation rate (BOR) rumah sakit di Jepara saat ini nilainya 22,35 persen. Jumlah itu tentu berkurang dibanding beberapa waktu lalu BOR rumah sakit di Jepara mencapai sekitar 90 persen. (rom/zen)

(ks/zen/top/JPR)

 TOP