alexametrics
Jumat, 17 Sep 2021
radarkudus
Home > Pati
icon featured
Pati

Stok Vaksin di Kabupaten Pati Kosong Sebabkan Percepatan Tersendat

24 Juli 2021, 07: 11: 50 WIB | editor : Ali Mustofa

DIBEBERKAN: Bupati Haryanto saat diwawancarai di Pendapa Pati belum lama ini.

DIBEBERKAN: Bupati Haryanto saat diwawancarai di Pendapa Pati belum lama ini. (ANDRE FAIDHIL FALAH/RADAR KUDUS)

Share this      

PATI – Program percepatan vaksinasi tengah digencarkan di wilayah Jateng. Namun, program tersebut tersendat lantaran stok vaksinasi kosong.

Bupati Pati Haryanto diperintahkan menggencarkan vaksinasi ini. Namun, ia mengeluhkan ketidaktersediaan vaksin itu. Kata dia, saat ini stok vaksin di Pemerintah Daerah (Pemda) Pati sudah habis alias kosong.

Pada rapat koordinasi dengan Gubernur Jateng secara virtual di Pendapa Pati juga dimintai untuk percepatan vaksinasi. Vaksin yang telah dikirim ke Kabupaten Pati sudah digelontorkan ke puskesmas-puskesmas dan telah disuntikkan kepada masyarakat.

Baca juga: Bagi Daging Kurban, Demokrat Pati juga Kampanye Ramah Lingkungan

Terakhir ada 5.000 dosis sudah didistribusikan ke faskes dan habis. Dropping vaksin pemerintah ini dijatah untuk Polri dan TNI. Padahal dia diminta untuk percepatan vaksinasi ini. Namun, tak ada stok vaksin. ”Percepatan vaksin tapi vaksinnya kurang ini. Untuk Pemda belum ada distribusi vaksin. Kedepannya kalau bisa pinjam Polri dan TNI,” ujar Haryanto.

Kebutuhan vaksin di Kabupaten Pati sendiri setidaknya 200 vaksin untuk per puskesmas dalam satu hari. Ada 29 puskesmas yang siap untuk pelaksanaan vaksin tersebut. Bila ditotal maka Kabupaten Pati sedikitnya memerlukan vaksin 5.800 dosis vaksin setiap harinya.

Sementara itu, Komandan Kodim 0718/Pati Letkol CZI Adi Ilham Zamani mengatakan, pihkanya dan Polres Pati telah menyuntikkan 10 ribu dosis vaksin. Nantinya pihaknya akan kembali melakukan penyuntikan vaksin gelombang II pada Agustus.

”Kami sudah melaksanakan suntikan pertama sebanyak 10.000 dosis dan sudah habis. Untuk gelombang dua nantinya kami akan meminta petunjuk untuk pengambilan vaksin,” tandasnya. (adr)

(ks/him/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya