alexametrics
Selasa, 27 Jul 2021
radarkudus
Home > Grobogan
icon featured
Grobogan

Sapi Kurban Jokowi Berbobot Satu Ton Diterima Warga Karanganyar

22 Juli 2021, 15: 18: 29 WIB | editor : Ali Mustofa

SAPI PRESIDEN: Bupati Sri Sumarni menyerahkan sapi dari presiden RI Joko Widodo untuk kurban Idul Adha kepada warga Desa Karanganyar, Kecamatan Geyer, kemarin.

SAPI PRESIDEN: Bupati Sri Sumarni menyerahkan sapi dari presiden RI Joko Widodo untuk kurban Idul Adha kepada warga Desa Karanganyar, Kecamatan Geyer, kemarin. (SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS)

Share this      

GROBOGAN – Warga Desa Karanganyar, Kecamatan Geyer mendapatkan satu ekor sapi dengan berat badan satu ton lima puluh kilogram dari presiden RI Joko Widodo, Rabu (21/7). Penyerahan sapi tersebut diserahkan Bupati Sri Sumarni kepada warga setempat.

Bupati Sri Sumarni mengatakan, bantuan sapi untuk kurban hari raya Idul Adha berasal dari presiden RI Joko Widodo untuk warga Kabupaten Grobogan. Pihaknya juga berterima kasih kepada Jokowi atas bantuan sapi yang diberikan kepada warganya. Daging yang dipotong ini akan diserahkan langsung ke rumah warga.

”Sapi yang diberikan tidak ada pengajuan. Saat bertemu di Provinsi saya minta kepada presiden untuk perhatikan Kabupaten Grobogan,” kata Sri Sumarni.

Baca juga: Isoman Terpusat Jepara Mulai Kosong Pasien

(SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS)

Terpilihnya korban sapi presiden di Desa Karanganyar, Kecamatan Geyer karena telah dilakukan survey sebelumnya. Dimana ada tiga pengajuan. Yaitu di Kecamatan Kedungjati, Gabus dan Geyer. Namun dari tim survei memilih yang ada di Desa Karanganyar, Kecamatan Geyer.

”Kemiskinan di sini cukup tinggi dan perlu perhatian. Apalagi warga sini jarang ada kurban saat Idul Adha,” terang dia.

Kepala Dinas Peternakan Jawa Tengah Lalu Muhammad Syafriadi mengatakan, presiden Jokowi memberikan hewan kurban di Jawa Tengah ada tiga tempat. Setiap hewan kurban memiliki bobot lebih dari satu ton.

”Tahun ini hewan kurban satu diberikan di Desa Karanganyar, Kecamatan Geyer dan dua sapi lainya diberikan di Solo,” kata Lalu.

Dikatakan, sapi yang dibeli presiden ini adalah sapi lokal Jawa Tengah dibeli dari warga Rembang. Berat badan sapi ada satu ton lima puluh kilogram. Harga sapi dibeli dari peternak sebesar Rp 90 juta. Dalam pembelian ada seleksi bagi peternak. Di antaranya jumlah berat badan dan kesehatan sapi.

”Pak Presiden rata-rata setiap tahun minta sapi di atas 800 kilogram ke atas. Sapi kurban paling banyak dari Jawa Tengah. Sapi ya jenis sapi ongole. Besarnya tidak kalah dengan sapi impor,” terang dia.

Kepala Desa Karanganyar Masin mengakui, bahwa setiap tahun jarang warga yang melakukan kurban. Sebab, banyak warga masih hidup di bawah kemiskinan. Total penduduk miskin satu Desa ada 1.200 keluarga.

”Selama ini kurban jarang ada. Paling ada kambing satu sampai dua ekor. Dua tahun lalu bahkan tidak ada kurban. Adanya bantuan hewan kurban sapi ini sangat membantu karena masih banyak kurang mampu,” ujarnya.

Hewan sapi kurban dari presiden akan diberikan kepada warga secara langsung. Jumlah penerima kepada warga menjadi 400 ekor bungkus untuk setiap KK mendapatkan setengah kilogram.

(ks/mun/top/JPR)

 TOP