alexametrics
Jumat, 30 Jul 2021
radarkudus
Home > Pendidikan
icon featured
Pendidikan

Belajar Perubahan Sosial di Masa Pandemi

22 Juli 2021, 12: 23: 30 WIB | editor : Ali Mustofa

Himbasu Madoko, S.Pd.; Guru SMAN 1 Gebog, Kudus

Himbasu Madoko, S.Pd.; Guru SMAN 1 Gebog, Kudus (ISTIMEWA FOR RADAR KUDUS)

Share this      

SEJAK 11 Maret 2020, Word Health Organization (WHO) menetapkan penyebaran virus Covid-19 sebagai pandemi yang harus diwaspadai seluruh penduduk di dunia. Penyebaran virus  ini, mulanya menjangkiti masyarakat Kota Wuhan, Tiongkok. Kemudian menyebar hampir di seluruh negara. Keadaan ini tentuya sangat mempengaruhi kehidupan masyarakat diberbagai aspek kehidupan. Baik bidang kesehatan, pendidikan, politik, ekonomi, sosial, budaya, dan lainnya.

Sosiologi sebagai salah satu mata pelajaran yang diajarkan di SMA/MA memiliki andil dalam memberikan pemahaman kepada para siswa berkaitan dengan fenomena-fenomena sosial di masyarakat. Terlebih, akhir-akhir ini banyak fenomena sosial baru yang muncul sebagai dampak dari pandemi Covid-19. Salah satu materi yang menarik untuk dipelajari berkaitan situasi pendemi yaitu materi tentang perubahan sosial.

Perubahan sosial menurut Samoel Koening (1957), adalah modifikasi-modifikasi yang terjadi dalam pola-pola kehidupan manusia. Modifikasi bisa terjadi karena faktor internal maupun eksternal yang mengakibatkan perubahan.

Baca juga: Sembilan Ribu Karyawan di Grobogan Serbu Vaksinasi

Jika dihubungkan dengan keadaan masa pandemi, modifikasi-modifikasi pola kehidupan manusia itu disebabkan faktor eksternal. Yaitu faktor dari luar masyarakat yang berupa menyebarnya virus Covid-19. Hal itu tentunya mengubah tatanan sistem dan struktur dalam masyarakat.

Kegiatan pembelajaran dengan metode pengalaman lapangan (field experience) tampaknya lebih cocok diterapkan dalam pembelajaran materi perubahan sosial di masa pandemi ini. Siswa dapat menyaksikan secara langsung di masyarakat sekitar mereka. Juga bisa melakukan pengamatan secara tidak langsung, yaitu lewat media cetak, media elektronik, internet, atau bahkan mengalami sendiri.

Mereka bisa memahami, mencocokkan dan membuktikan teori/konsep tentang perubahan sosial pada literatur dengan kenyataan yang terjadi di masyarakat. Dengan begitu, pembelajaran akan lebih menyenangkan, berkesan, dan mudah dipahami.

Belajar materi perubahan sosial yang dihubungkan dengan keadaan di masa pendemi Covid-19 merupakan pembelajaran yang penting bagi siswa. Dengan belajar perubahan sosial, siswa diharapkan tidak akan kaget dan lebih mudah beradaptasi terhadap keadaan yang kini terjadi.

Setelah memahami teori dan konsep perubahan sosial, siswa sudah memiliki bekal pemahaman terhadap yang sedang terjadi di masyarakat saat ini. Selain itu, penyebab terjadinya fenomena perubahan sosial dan apa saja kemungkinan dampak yang dapat ditimbulkan dari perubahan sosial akibat wabah Covid-19.

Memahami materi perubahan sosial yang dihubungkan dengan fenomena sosial di masa pandemi, juga akan membuat siswa lebih bijak dalam menyikapi keadaan. Memiliki pemahaman bahwa perubahan sosial adalah hal biasa yang pasti akan terjadi dalam lingkungan kehidupan masyarakat, sehingga akan dapat membantu menyebarkan pemahaman tentang fenomena sosial yang terjadi pada masyarakat.

Peserta didik juga diharapkan dapat memberi tanggapan positif, masukan, serta saran solusi terhadap kebijakan pemerintah dalam mengatasi masalah sosial akibat perubahan sosial ini. Baik secara langsung maupun melalui media sosial. (*)

(ks/top/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya