alexametrics
Jumat, 30 Jul 2021
radarkudus
Home > Inspirasi
icon featured
Inspirasi

Rajin Zikir dan Yoga, Covid Minggat

22 Juli 2021, 10: 00: 59 WIB | editor : Ali Mustofa

anik hidayah

anik hidayah (DOK. PRIBADI)

Share this      

PENGALAMAN buruk dan berkesan dialami oleh Anik Hidayah. Tenaga kesehatan (nakes) asal Puskesmes Kedung 1 itu, pernah terpapar Covid-19. Untuk bisa sembuh dari virus ini, ia mencoba tak panik dalam mengahadapi. Juga ikhtiar lahir maupun batin untuk segera sembuh.

Anik menceritakan pengalamannya menghadapi Covid-19. Pada hari pertama hingga ketiga ia menderita batuk, flu, pusing, dan pegal-pegal di seluruh badannya. Dari situ ia berinisiatif untuk melakukan swab polymerase chain reaction (PCR).

”Dari situ hasilnya positif. Hari keempat saya mengalami anosmia atau hilang penciuman pada indra,” terangnya.

Baca juga: Ribuan Warga Blora Terima Bantuan JPS, Per KK Dijatah Rp 300 Ribu

Selain kehilangan indra penciuman, ia merasakan anoreksia atau kehilangan indera perasa. Tidak hanya itu, ia juga merasakan suhu tubuhnya mencapai 36,8 hingga 37,3 derajat.

Melihat kondisinya memburuk, Anik mencoba tetap tenang dalam menghadapi masalah itu. Dia yang kehilangan nafsu makan, malah dibuat untuk puasa sunah Senin-Kamis. Tak hanya itu, ia lebih mendekatkan diri dengan Sang Kuasa.

”Saya juga memperbanyak zikir ketika terkonfirmasi (positif Covid-19),” ungkapnya.

Selain menjalankan ikhtiar batin, dirinya tak lupa berusaha secara lahir untuk bisa sembuh. Dia secara rutin olahraga dan berjemur. Biasanya olahraga yang sering dilakukan adalah yoga pranayama.

Ia menambahkan, jenis yoga tersebut melatih teknik pernapasan. Secara rutin ia menjalani upaya itu. Terbukti mampu meredakan batuk sekaligus membuat tarikan nafas lebih panjang. (ury)

(ks/lin/gal/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya