alexametrics
Sabtu, 18 Sep 2021
radarkudus
Home > Jepara
icon featured
Jepara

Miris, Air PDAM di Rusunawa Jepara Macet Setahun Lebih

22 Juli 2021, 10: 00: 59 WIB | editor : Ali Mustofa

BALA BANTUAN: Truk tangki PDAM Jepara menyuplai kebutuhan air bagi para penghuni Rusunawa Ujungbatu Blok B kemarin.

BALA BANTUAN: Truk tangki PDAM Jepara menyuplai kebutuhan air bagi para penghuni Rusunawa Ujungbatu Blok B kemarin. (MOH. NUR SYAHRI MUHARROM/RADAR KUDUS)

Share this      

JEPARA – Air PDAM di Blok B Rusunawa Ujungbatu sudah setahun lebih macet. Disinyalir semakin bertambahnya jaringan, namun sumber debit air kian berkurang jadi penyebab. Untuk memenuhi kebutuhan air warga setempat, sementara disuplai menggunakan truk tangki.

Truk tangki itu setiap hari mengisi penampungan air rusunawa Blok B di lantai I. Setiap hari bolak-balik hingga enam kali. Sekali mengisi membawa 4.000 liter air. Setiap dua hari sekali, air di penampungan lantai I baru dipompa ke penampungan yang ada di lantai V.

Bagian Keamanan Rusunawa Ujungbatu Blok B Ahmad Hadi Susanto menyebut, masalah itu muncul tahun kemarin. Saat itu debit air yang mengalir ke rusunawa kian mengecil. ”Sempat disedot, tapi kok malah tidak keluar airnya,” ujar Hadi.

Baca juga: Nekat Buka saat PPKM Darurat, Listrik Sembilan Kafe di Kudus Diputus

Akibatnya saat itu masyarakat sempat mencari air di blok sebelahnya. Yaitu Blok A. ”Ini masuk tahun ke dua. Namun masyarakat tidak sampai ngangsu lagi. Tapi kadang ada juga (yang ngangsu, Red) bila tidak sabar,” ungkap Hadi.

Kepala UPT Rusunawa Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Disperkim) Jepara Wiwik mengaku, telah berkomunikasi dengan pihak PDAM Jepara. Rencananya bakal ditambah sumur sebagai penyumplai air untuk kebutuhan warga yang tinggal. Penyebab macetnya saluran PDAM itu diperkirakan akibat bertambahnya jaringan. Namun sumber debit airnya justru berkurang.

Saat ini ada sekitar 80 penghuni yang tinggal di Blok B Rusunawa Ujungbatu. Sementara waktu kebutuhan airnya disuplai menggunakan truk tanki.

Direktur Utama Perumdam Jungporo Sapto Budiriyanto mengakui, macetnya saluran PDAM di Rusunawa disebabkan kekurangan sumber air baku. Untuk itu, pihaknya berupaya melakukan pengeboran di komplek rusunawa. Dalamnya sekitar 120 meter. Namun saat ini masih ada kendala di perizinan. 

”Mudah-mudahan tahun ini bisa terselesaikan. Sudah dibor. Tinggal pemasangan saja,” ungkapnya. (rom/uha)

(ks/lid/top/JPR)

 TOP