alexametrics
Jumat, 06 Aug 2021
radarkudus
Home > Rembang
icon featured
Rembang

Sebelum Ngeksekusi, Panitia Pemotongan Hewan Kurban di Rembang Di-Swab

21 Juli 2021, 15: 00: 22 WIB | editor : Ali Mustofa

Sebelum Ngeksekusi, Panitia Pemotongan Hewan Kurban di Rembang Di-Swab

REMBANG - Masjid Agung Rembang tak menyelenggarakan salat Idul Adha kemarin. Namun, penyelenggaraan penyembelihan hewan kurban tetap dilaksanakan. Para petugas sudah di-swab test sebelumnya bertugas.

Gerbang masuk masjid ditutup kemarin. Diberi baner informasi. Bahwa sedang mengikuti aturan pemberlakuan pembatasan masyarakat (PPKM) Darurat, tidak menyelenggarakan Salat Id.

Pintu masuk juga dijaga petugas. Sedangkan di belakang ada aktivitas penyembelihan hewan kurban. Jika hendak masuk, bisa melalui pintu belakang. Sama seperti di depan, yang tak berkepentingan juga dilarang masuk. Ada petugas yang menjaga.

Baca juga: Anggota DPRD Kudus Relakan Gajinya untuk Warga Terdampak Covid-19

Para panitia bisa dibilang sudah dinyatakan bebas Covid-19. Mereka sudah dites. Nafan, ketua Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Masjid Agung Rembang menyampaikan, di area penyembelihan sudah disemprot dan dicuci.

Sekitar pukul 09.00 kemarin, ada empat sapi yang baru saja disembelih. Panitia lain menyiapkan membungkus daging untuk dibagikan. ”Petugas yang jumlahnya 16 orang, hasilnya negarif semua," jelasnya.

Pembagian dagingnya dilakukan door to door. Sama sebagaimana yang dilaksanakan saat hari raya Idul Adha tahun lalu. Target penerima sekitar 1.500 sampai 2.000 di enam desa area Rembang Kota.

Tahun ini, ada tujuh sapi dan lima kambing yang disembelih. Langsung diselesaikan kemarin semuanya.

Sedangkan untuk kegiatan masjid kemarin, masih tetap dilaksanakan salat berjamaah seperti biasa. Dengan pembatasan jamaah sekitar 30 persen dari kapasitas.

Sementara itu, penyembelihan hewan kurban di Masjid Jami Lasem juga dilaksanakan terbatas kemarin. Salah satu pengurus masjid Abdullah Hamid menyampaikan, pelaksanaan hanya dilaksanakan panitia. ”Tidak boleh ada kerumunan. Paling cuma pemotong dan pemegang sapi. Seminimal mungkin (orang yang ikut)," jelasnya. Proses pembagian juga diantar ke rumah-rumah penerima. 

(ks/vah/lin/top/JPR)

 TOP