alexametrics
Jumat, 30 Jul 2021
radarkudus
Home > Pendidikan
icon featured
Pendidikan

PKM Prodi Ketahanan Nasional UGM Ajari Siswa Jurus Tandur ala Kota

21 Juli 2021, 11: 26: 53 WIB | editor : Ali Mustofa

COCOK TANAM KEKINIAN: Sekolah Pascasarjana Ketahanan Nasional UGM memberi pelatihan urban gardening ke sejumlah sekolah secara virtual.

COCOK TANAM KEKINIAN: Sekolah Pascasarjana Ketahanan Nasional UGM memberi pelatihan urban gardening ke sejumlah sekolah secara virtual. (PRODI KETAHANAN NASIONAL UGM FOR RADAR KUDUS)

Share this      

TEMANGGUNG - Program Pengabdian Masyarakat (PKM) S2 dan S3 Prodi Ketahanan Nasional Universitas Gajah Mada (UGM) masih berlanjut. Dengan melaksanakan work shop urban gardening virtual. Tujuannya untuk melatih swasembada pangan.

Sebelumnya, kegiatan PKM sudah dibuka 15/7 kemarin. Dengan beragam rangkaian acara daring di SMKN 2 Temanggung. Ada pameran virtual hingga beragam pelatihan. Dalam kegiatan urban gardening ini, para mahasiswa mahister dan doktoral itu menggandeng berabagai sekolah di Kota Kopi.

Di antaranya ada SMKN 2 Temanggung dan sekolah binaannya. Yakni SMPN 5 Temanggung, SMPN 1 Tembarak, MTs Al Mu'min Muhammadiyah Tembarak, dan SMK HKTI Temanggung. Konten dari urban gardening ini untuk menumbuhkan tanaman melalui pembuatan Urban Garden di lingkungan sekolah.

Baca juga: Oknum Leasing Diduga Lakukan Pencurian dengan Kekerasan

(PRODI KETAHANAN NASIONAL UGM FOR RADAR KUDUS)

”Peklatihannya via zoom dan disiarkan langsug di youtube Ketahanan Nasional UGM dan Instagram Tannasphoria,” kata Panitia Arief Kurnia Miharja.

Pihaknya berharap kegiatan ini dapat berlanjut di sekolah lain. Untuk menciptakan masyarakat yang memiliki ketahanan pangan melalui pemberdayaan masyarakat.

Istilah “Urban Gardening”, lanjut Arief, merupakan metode bertani bagi masyarakat perkotaan. Dalam pelatian kemarin, media bercocok tanam menggunakan pot-pot kecil. Atau dari pralon.

Metode ini sedang diangkat di berbagai negara. Di Indonesia sendiri sudah  menjadi sorotan dalamsatu dekade terakhir.

Kata Arief sebagaimana mengutip Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia, ada berbagai manfaat yang bisa diperoleh dari penerapan urban gardening. Seperti peningkatan ketahanan pangan, pengendalian ekonomi, dan peningkatan keanekaragaman hayati.

Selain itu, urban gardening juga bisa memberikan manfaat di bidang promosi kesehatan. Melalui media berkebun, mampu mengedukasi masyarakat tenjang jenis-jenis bahan makanan.

”Kaya gizi yang beranekaragam, kandungan gizi yang terdapat dalam bahan makanan mentah tersebut. dan bagaimana bahan tersebut dapat diolah menjadi berbagai produk,” imbuhnya.  Menurutnya, berkebun dapat menginspirasi kepeduli anmasyarakat terhadap lingkungan. Hingga menghasilkan pangan yang menunjang status gizi.  Dengan menanam sendiri, lanjutnya, diharapkan masyarakat dapat memiliki pengalaman produksi pangan bebas pestisida. 

(ks/vah/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya