alexametrics
Selasa, 27 Jul 2021
radarkudus
Home > Pendidikan
icon featured
Pendidikan

Belajar Jarak Jauh Tetap Menyenangkan

21 Juli 2021, 09: 35: 33 WIB | editor : Ali Mustofa

Mundhori,S.Pd.SD.; Guru SDN 1 Kutukan, Kec. Randublatung, Blora

Mundhori,S.Pd.SD.; Guru SDN 1 Kutukan, Kec. Randublatung, Blora (ISTIMEWA FOR RADAR KUDUS)

Share this      

PROSES belajar mengajar merupakan kegiatan yang paling pokok, karena melalui proses itulah tujuan pendidikan akan tercapai dalam bentuk perubahan perilaku/pribadi pada masing-masing diri siswa. Meski dalam kondisi pandemi seperti sekarang, proses belajar mengajar harus tetap terlaksana. Namun, kondisi saat ini mengharuskan proses belajar mengajar dilaksanakan secara jarak jauh, yang biasa dikenal dengan sebutan PJJ/daring/pembelajaran online/Belajar Dari Rumah (BDR). Meski tak dapat dipungkiri pembelajaran secara tatap muka langsung adalah yang terbaik dan tak dapat tergantikan.

Di masa pandemi ini di mana hampir setiap orang dituntut untuk di rumah saja terkadang menciptakan kebosanan tersendiri. Semakin jarang bertemu dengan teman-teman dapat menyebabkan stress. Oleh karena itu, (Menurut Munandar) kreativitas sebagai kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru. Sebagai kemampuan untuk memberi gagasan baru yang dapat diterapkan dalam  pemecahan masalah. Atau sebagai kemampuan untuk melihat hubungan baru antara unsur yang sudah ada sebelumnya.agar belajar bisa lebih efektif. Dengan tetap bersosialisasi dan komunikasi dengan teman-teman dan saudara, dapat menjaga kita terhindar dari stress. (Menurut David Gaslin), sosialisasi adalah  proses belajar yang dialami seseorang untuk memperoleh pengetahuan tentang nilai dan norma-norma agar ia dapat berpatisipasi sebagai anggota kelompok masyarakat,sedangkan. Komunikasi adalah suatu proses penyampaian informasi, gagasan, emosi, keahlian, dan lain-lain. Sosialisasi dan komunikasi di masa pandemi ini tentunya sangat terbatas, tetapi dengan kecanggihan teknologi kita tetap dapat bersosialisasi tanpa harus bertemu langsung.  Kita bisa berkomunikasi melalui pesan singkat atau video call. Intinya, bersosialisasi dan komunikasi akan menciptakan motivasi positif sehingga belajar bisa dilakukan dengan efektif.

Memasuki awal tahun ajaran baru pendidikan nasional 2020-2021, pemerintah menetapkan PBM di sekolah dinonaktifkan dan dilakukan secara PJJ. Hal ini mau tidak mau, suka tidak suka memang harus dijalani demi keamanan, kenyamanan, dan menjaga kesehatan tentunya. Hal ini menjadi tantangan baru, baik bagi guru sekolah, siswa, maupun orang tua. Tak sedikit akhir-akhir ini banyak keluhan dari orang tua saat mendampingi sang anak saat PJJ. Orang tua dan siswa cukup stress dengan sistem PJJ yang tengah berlangsung ini

Baca juga: Perawatan Jalan Dijegal PMK Cukai

Dampak pandemi di dunia pendidikan khususnya dalam proses belajar mengajar mengharuskan anak-anak melakukan pembelajaran secara jarak jauh/daring, di mana baik siswa maupun guru dituntut agar cepat beradaptasi dalam menjalankan proses belajar mengajar dengan cara dan suasana yang baru.

Tanpa adanya kreativitas dari guru, proses belajar mengajar yang terus menerus dilakukan secara jarak jauh akan membuat anak-anak merasa kurang bersemangat, jenuh, dan cepat bosan. Lalu hal-hal apa saja yang bisa dilakukan agar proses belajar mengajar secara jarak jauh bisa tetap menyenangkan? Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan: pertama, guru harus selalu tampil ceria dan bersikap positif. Kedua, guru harus bisa membuat materi rumit menjadi materi yang sederhana. Ketiga, guru harus mampu mengaktifkan panca indera siswa baik auditorial, visual, dan kinestetik. Keempat, pembelajaran harus interaktif. Kelima, libatkan orang tua melalui efek sentuhan/bonding dengan anak saat pembelajaran. (*)

(ks/top/top/JPR)

 TOP