alexametrics
Jumat, 30 Jul 2021
radarkudus
Home > Kudus
icon featured
Kudus

Pedagang Pasar Tiban di Kudus Akhirnya Boleh Jualan Lagi

20 Juli 2021, 11: 24: 51 WIB | editor : Ali Mustofa

DILARANG DI TROTOAR: PKL saat ini dilonggarkan untuk berjualan akan tetapi tidak boleh berdagang di jalan umum seperti trotoar di Jalan Wahidin Kudus.

DILARANG DI TROTOAR: PKL saat ini dilonggarkan untuk berjualan akan tetapi tidak boleh berdagang di jalan umum seperti trotoar di Jalan Wahidin Kudus. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)

Share this      

KUDUS – Dua bulan tak boleh berjualan, kini pedagang pasar boleh berjualan. Dengan syarat tetap mematuhi protokol kesehatan.  

Kepala Dinas Perdagangan Sudiharti mengatakan kondisinya serba sulit. Namun kalau tidak berjualan, pedagang tidak bisa makan. Sebab itu satu-satunya mata pencaharian.

“Tapi, ada syaratnya. Pertama tidak di lokasi larangan. Kedua protokol kesehatan wajib dijaga,” jelasnya.

Baca juga: Kecantol Lanangan Pabrik

Pasar tiban yang berada di jalur zona merah memang tidak boleh. Sudiharti menambah, bagi yang berjualan di lokasi yang benar boleh buka. Pabrik juga masih mengimbau pada buruhnya masih membatasi belanja di sekitar pabrik untuk menghindari kerumunan.

“Pasar tiban yang saya kelola ada tiga. Yakni Pasar Karangbener, Karangampel, dan Sidorekso. Selebihnya ada yang dikelola pabrik seperti pasar tiban yang ada di Desa Megawon, Jati,” jelasnya.

Untuk yang dikelola pabrik, kata dia, diserahkan kepada pabrik.

Dia mengaku, pasar tiban yang sudah buka memang belum tepat waktunya. Mereka inisiatif buka sendiri.

”Ya, tidak banyak mereka yang jualan, satu atau dua pedagang yang berjualan. Tetap kami pantau, kalau terlalu ramai ya kami tertibkan. Berhubung situasinya masih sepi kami perbolehkan jualan,” tandasnya. 

(ks/san/mal/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya