alexametrics
Selasa, 27 Jul 2021
radarkudus
Home > Pendidikan
icon featured
Pendidikan

Pameran Barang Bekas melalui 3D Online

18 Juli 2021, 08: 13: 01 WIB | editor : Ali Mustofa

TANNASPHORIA: Pameran barang bekas digelar Prodi Ketahanan Pangan Nasional UGM secara daring dengan konsep 3D.

TANNASPHORIA: Pameran barang bekas digelar Prodi Ketahanan Pangan Nasional UGM secara daring dengan konsep 3D. (UGM FOR RADAR KUDUS)

Share this      

TEMANGGUNG – Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Prodi Ketahanan Nasional Universitas Gajah Mada (UGM) diisi dengan pameran. Namun, konsep tetap disesuaikan dengan kondisi saat ini. Yakni melalui daring.

Meski dinikmati dalam gawai, pameran bertajuk ”Tannasphoria” ini tetap menyajikan sensasi nyata. Sebab, ruang pameran didesain dalam bentuk animasi 3D. Bentuk ruangan persegi panjang. Dinding-dinding dihiasi gambar hasil karya pameran.

Jadi pengunjung bisa masuk ruang tersebut menggunakan QR melalui ponsel. Tersedia tampilan jumlah pengunjung pada platform ini.

Baca juga: Kewalahan Produksi Makanan Sehat

Pameran ini merupakan salah satu rangkaian acara dari PKM para mahasiswa Magister dan Doktoral Prodi Ketahanan Nasional UGM. Mereka menggandeng SMKN 2 Temanggung. Setelah dibuka kemarin (15/7) langsung diikuti beragam kegiatan. Ada workshop membuat prakarya dari barang bekas hingga diskusi tentang lingkungan.

Arief Kurnia Miharja selaku panitia menilai, pendidikan intelektual pada mahasiswa memiliki kekhasan sesuai “Tri Darma Perguruan Tinggi”. Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat.  ”Pengabdian masyarakat adalah sebuah bentuk sosialisasi dan aktualisasi diri mahasiswa,” katanya.

Mahasiswa S2 dan S3 Prodi Ketahanan Nasional, kata dia, mengadakan PKM di SMKN 2 Temanggung tanggal 15-29 Juli 2021 dengan tajuk “Penguatan Gerakan Peduli Lingkungan Berbasis Bank Sampah SMK Negeri 2 Temanggung”.

Para mahasiswa juga memberikan kuliah umum isinya tentang membangun Indonesia dari sekolah. Sehingga mampu menegakkan pilar ketahanan sosial dan ekonomi.

”Melalui Serangkaian Program Pemanfaatan Bank Sampah di Lingkungan Sekolah SMK 2 Temanggung,” ujarnya.

Alasan pemberlakukan kegiatan total daring ini menimbang masa Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Namun, pihaknya menegaskan dalam situasi semacam ini tidak mengurangi makna pengabdian masyarakat yang dilaksankan.

”Pengabdian masyarakat diperlukan agar ilmu yang didapat mahasiswa tak disimpan untuk dirinya sendiri,” jelasnya. 

(ks/vah/him/top/JPR)

 TOP