alexametrics
Jumat, 30 Jul 2021
radarkudus
Home > Inspirasi
icon featured
Inspirasi

Kewalahan Produksi Makanan Sehat

18 Juli 2021, 07: 56: 59 WIB | editor : Ali Mustofa

Alaul Mashunah

Alaul Mashunah (Dokumen Pribadi)

Share this      

MAKANAN sehat nampaknya diminati saat Pandemi. Seperti salad karya dari Ala’ul Mashunah. Dulu, saat mulai produksi sekitar empat bulan lalu, orderan masih jarang-jarang. Sekarang bisa sampai setiap hari.

Perempuan kelahiran 1995 ini nampaknya memang punya ketertarikan berwira swasta. Awalnya juga dari hobi. Kemudian dikembangkan dan menjadi pundi-pundi rupiah.

Seperti kesukaannya terhadap makanan semacam salad. Sekarang, ia sudah membuat brand sendiri. Yang diberinama "The Leaft". Ada dua macam produk. Yakni salad warp. Bentuknya semacam kebab. Namun isinya sayur-sayuran. Satunya lagi, salad bowl. Olahan sayur-mayur didalam mangkok.

Baca juga: Tugas Kepala Sekolah di Masa Pandemi Covid-19

Awalnya, Mahasiswi kedokteran ini memang hobi mengkonsumsi healthy food. Kemudia meniru dan mengembangkan. "Menurutku di Rembang belum ada. Awalnya aku konsumsi sendiri," ujarnya.

Dengan model seperti kebab tadi, menurutnya, bisa untuk mengantisipasi orang yang tak doyan sayur. Dengan membungkus menggunakan kulit kebab lagi.

Dalam produksi, juga memperhitungkan kandungan gizi dengan rinci. Seperti kalori dan lemak. Yang dihitung berdasarkan timbangan. Satu porsi ada delapan sampai 10 jenis sayuran. "Memang diukur. Semua (sayur,Red). Musal sayur ijo, kol nya berapa. Sampai lemaknya juga. Lemaknya pakai lemak ayam," katanya.

Menurutnya, melalui ini bisa melatih untuk hidup sehat. Apalagi di masa pandemi Covid-19. Mulai dari hal-hal kecil. Seperti pola makan. "Pandemi ini bisa merubah gaya hidup kita," katanya.

Awal-awal membuka usaha dulu, ia membuka pre order dua kali sehari. Kini ia bersama Dinar -rekan kerjanya- harus setiap hari menyiapkan pesanan. 

(ks/vah/him/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya