alexametrics
Jumat, 06 Aug 2021
radarkudus
Home > Ekonomi
icon featured
Ekonomi

Dapat Bantuan untuk Buka Usaha, Kini Jadi Sukses

17 Juli 2021, 10: 45: 35 WIB | editor : Ali Mustofa

MANFAATKAN BANTUAN: Sabila menunjukkan donat buatannya. Dia mendapatkan dana BPUM untuk membuat usaha itu.

MANFAATKAN BANTUAN: Sabila menunjukkan donat buatannya. Dia mendapatkan dana BPUM untuk membuat usaha itu. (GALIH ERLAMBANG W/RADAR KUDUS)

Share this      

DAPUR di rumah milik Deby mulai ngebul kemarin siang. Di sana ia menyelesaikan pesanan kue donat dan bomboloni. Usaha itu baru dirintis 2020 lalu. Modalnya menggunakan dana Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM).

Usaha yang awalnya dipegang Deby itu, kini diwariskan kepada anaknya, Sabila Laili Mumtaz. Usaha rumahan di RT 4/RW 5, Desa Barongan, Kota, Kudus, ini menjajakan donat dan bomboloni. Bahan bakunya berasal dari kentang.

Deby menyatakan, dirinya mengajukan BPUM kepada Dinas Tenaga Kerja Perindustrian Koperasi dan UKM (Disnaker Perinkop dan UKM) Kudus. Saat pengajuan itu, usahanya baru ide dan direalisasikan setelah mendapat kucuran BPUM. ”Saya mendapatakan bantuan Rp 2,4 juta. Saya langsung belanjankan untuk beli mixer dan bahan baku,” jelasnya.

Baca juga: K3 Solusi Hadapi Penilaian Tugas-Tugas Siswa di Masa Pandemi

Dengan bantuan itu, bisa mengembangkan usaha kecilnya itu. Kini usahanya yang diberi nama ”Donut Menul” itu, berkembang hingga sampai dengan saat ini. Usahanya berjalan lancar, meski tengah dilanda pandemi Covid-19. ”Alhamdulillah, pesanan malah banyak saat pandemi,” terangnya.

Dalam sehari, ia mampu memproduksi lima kilogram donat atau sekitar 350 buah. Untuk satu porsi donat mini isi 12 dijual Rp 35 ribu. Sementara donat besar berisi enam buah dijual Rp 17,5 ribu. Jenis bomboloni dijual Rp 12 ribu isi 12.

Pemasaran donat buatannya ini, dipromosikan secara online. Sebab, di masa pandemi masyarakat banyak yang memanfaatkan sosial media untuk mengakses beberapa hal. Maka dari itu, tiap satu jam sekali ia selalu memposting dagangannya.

Donat buatannya itu, mampu bertahan selama empat hari. Dengan rasa dan tekstur tetap gurih sekaligus lembut. Hal itulah yang menjadi keunggalan produknya. 

(ks/gal/lin/top/JPR)

 TOP