alexametrics
Jumat, 30 Jul 2021
radarkudus
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Bea Cukai Kudus Selamatkan Potensi Kerugian Negara Rp  619, 7 Juta

Geledah Gudang Pengemasan Rokok Ilegal

13 Juli 2021, 07: 07: 37 WIB | editor : Ali Mustofa

BERANTAS: Tim Bea Cukak bersama Satreskrim Polres Kudus, Subdenpom Pati menggerebek rumah di Desa Jekulo yang disinyalir sebagi tempat produksi rokok ilegal.

BERANTAS: Tim Bea Cukak bersama Satreskrim Polres Kudus, Subdenpom Pati menggerebek rumah di Desa Jekulo yang disinyalir sebagi tempat produksi rokok ilegal. (BEA CUKAI KUDUS FOR RADAR KUDUS)

Share this      

KUDUS – Tim Bea Cukai Kudus bersama Satreskrim Polres Kudus bersama Subdenpom Pati menggerebek rumah yamg dijadikan  tempat produksi rokok ilegal. Lokasinya di Desa Jekulo.

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Kudus Gatot Sugeng Wibowo menyatakan, penindakam tersebut berawal dari informasi warga tentang penggunaan rumah yang dijadikan tempat mengemas dan menimbun rokok ilegal.

Tim melaksanakan penggerebekan pada Kamis (8/7) lalu. Di lokasi menjumpai aktivitas pengemasan rokok ilegal.

Baca juga: Vaksinasi Usia 12 ke Atas di Kudus Tunggu Kehadiran Vaksin Covid-19

“Melihat itu kami langsung menindak rumah tersebut,” terangnya.

Saat penindakan, kata Sugeng, tim berhasil meringkus pemilik barang dan rumah yaitu BW di kamarnya. Di lokasi didapati pula tiga pekerja pengemas rokok ilegal, yakni N, SF, dan MF.

Saat penggeledahan, ditemukan barang-barang untuk mengemas dan mengedarkan rokok ilegal. Barang bukti yang ditemukan yakni 40 karton berisi 466.200 rokok batangan jenis SKM Reguler, 11 karton berisi 187.500 rokok batangan jenis SKM Mild, 1.400 batang. Selanjutnya rokok jenis SKM merek

Sementara dari hasil penindakan tersebut, total baramg Bea Cukai Kudus  924. 500 batang rokok ilegal berjenis sigaret kretek mesin (SKM). Total nilai rokok tersebut nilainya sebesar Rp 942, 9 juta. Setidaknya potensi kerugian negara sebesar Rp  619, 7 juta berhasil diselamatkan.

Bea Cukai Kudus kini telah menetapkan BW sebagai tersangka, atas kegiatan dan tindakan yang dilakukan telah memenuhi unsur pelanggaran pidana pasal 50  jo 54 UU Cukai. 

(ks/gal/mal/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya