alexametrics
Jumat, 30 Jul 2021
radarkudus
Home > Sportainment
icon featured
Sportainment

Latihan Aeromodeling untuk Kompetisi PON Dipusatkan di Bandara Ngloram

12 Juli 2021, 12: 52: 00 WIB | editor : Ali Mustofa

LATIHAN: Para Atlet Aeromodeling berlatih di Bandara Ngloram, Cepu untuk persiapan PON Papua.

LATIHAN: Para Atlet Aeromodeling berlatih di Bandara Ngloram, Cepu untuk persiapan PON Papua. (KONI FOR RADAR KUDUS)

Share this      

CEPU – Lima Atlet Aeromodeling Jateng yang bakal berkompetisi di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua mulai menjalani latihan. Berlangsung di bandara Ngloram, Cepu, Blora. Mereka berasal dari Jepara (dua orang), Semarang, Salatiga, dan Surakarta masing-masing satu orang.

Wihan, ketua Pengprov Aeromodeling Jawa Tengah mengatakan, kelima atlet itu hasil seleksi pada Porprov Jateng yang terakhir. Meski saat ini masih masa PPKM Darurat, latihan itu harus dilaksanakan. Karena PON tinggal tiga bulan lagi.

Menurutnya, dalam PON nanti, daerah lain juga sudah mulai mempersiapkan diri. Apalagi dari pengalaman selama ini musuh terberat menurutnya Jawa Barat dan Jawa Timur. ”Kami tetap optimis bisa memenuhi traget medali di kelas DLG, pylon race,” imbuhnya.

Baca juga: KUPP dan RBSJ Kolaborasi Padat Karya dan Penghijauan

Wihan menambahkan, dalam kompetisi ini, Jawa Tengah mempunyai target medali emas di PON XX Papua nanti. Mula peralatan dan lainnya juga sudah disiapkan secara maksimal. Termasuk latihan fisik.

Salah satu atlet, Iyan Cahya Ismail mengaku, dalam PON XX Papua nanti, dia berharap bisa mendapat Medali Emas. Menjadi juara dan membawa nama baik Jata Tengah. Untuk itu, dia sudah mempersiapkan sesuatunya. Mulai dari peralatan sudah di-setting maksimal, serta latihan fisik..

Ketua Umum KONI Blora Hery Sutiyono mengatakan, ada 11 atlet Blora yang akan berjuang membela Jawa Tengah dalam PON Papua nanti. Mereka terbagi dalam lima cabang olahraga. Yakni angkat besi, atletik, panjat tebing, balap sepeda, dan dayung.

Dia berharap, pelaksanaan PON XX yang tinggal Tiga bulan tersebut tidak ditunda lagi. Walaupun di beberapa daerah angka kasus Covid-19 mengalami peningkatan.

”Mereka semua masih tetap latihan seperti biasa. Ini kan tinggal tiga bulan lagi persiapanya. Kami berharap meskipun kondisi saat ini sedang pandemi tidak ditunda lagi,” harapnya. 

(ks/sub/lid/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya