alexametrics
Sabtu, 18 Sep 2021
radarkudus
Home > Ambyar
icon featured
Ambyar

Pisah karena Beda Organisasi

09 Juli 2021, 09: 54: 09 WIB | editor : Ali Mustofa

Pisah karena Beda Organisasi

ANGGUN menikah hampir enam tahun dengan Warno. Keduanya sudah dikaruniai anak. Usia tiga tahun. Awal-awal usia pernikahannya terlihat normal. Seperti rumah tangga lainnya. Kedua saling mencintai.

Pasangan asal Jepara ini dari keluarga yang memiliki organisasi masyarakat berbeda.

Orang tua Anggun sudah memeringatkan agar jangan menikah dengan Warno. Begitu juga orang tua Warno. Agar mencari calon suami ataupun istri yang satu organisasi.

Baca juga: Kos-Kosan Mantab-mantab di Pati Disegel Aparat

Maklum orang tua Anggun adalah salah satu pejabat penting di organisasi itu. Dia tidak mau cara berorganisasi anaknya ikut suaminya. Begitu juga cara bermasyarakat. Sebaliknya. Keluarga Wano juga sama.

Anggun dan Warno yang berasal dari kampus yang sama itu akhirnya tetap menikah. Walaupun, kedua orang tua mereka tidak merestui.

Kedua orang tuapun melaksanakan persepsi pernikahan secara terpaksa. Senyum mengembang dipaksa keluar di hadapan para tamu.

Usai menikah, goncangan rumah tangga muncul. Warno diduga Anggun selingkuh. Anggun tak terima. Kedua orang tua mereka yang dari awal tak merestui pun memanfaatkan momen tersebut.

Keduanya pasangan itu disuruh bercerai orang tua. Dengan alasan-alasan yang mendukung perceraian keduanya. Mereka tak peduli pasangan suami istri itu sudah punya anak.

Anggun dan Warno akhirnya pisah ranjang. Proses perceraian juga tak mulus. Tarik ulur. Itu karena hak asuh anak.

Sampai akhirnya Warno mengalah. Perceraian terjadi. Kedua orang tua lega. Sementara anak diserahkan ke istri.

Selang lima tahun, Anggun menikah. Dengan orang yang memiliki organisasi masyarakat yang sama dengan keluarga Anggun. ”Orang tua saya sekarang lebih sreg. Apalagi suami saya yang baru ini dari organisasi masyarakat yang sama dengan orang tua saya. Legalah,” jelas Anggun.

(ks/zen/top/JPR)

 TOP