alexametrics
Selasa, 27 Jul 2021
radarkudus
Home > Inspirasi
icon featured
Inspirasi

Tak Bisa Pentas, Nulis Naskah Teater

08 Juli 2021, 10: 00: 57 WIB | editor : Ali Mustofa

Devi Raharja

Devi Raharja (ANDRE FAIDHIL FALAH/RADAR KUDUS)

Share this      

KESENIAN di era pandemi Covid-19 ini serba terbatas. Tak boleh ada pentas. Untuk tetap berkarya, dibuat secara virtual. Ini dirasakan Devi Raharja yang hobi dengan kesenian. Daripada dia tidak ngapa-ngapain, dia menyalurkan hobinya dengan menulis naskah teater.

Menurutnya, menjadi pegiat seni harus terus berkarya. Saat seperti ini, harus memutar otak untuk mencari solusi. ”Saat ini saya buat naskah teater. Kalau sudah boleh pentas, nanti bisa direalisasikan,” imbuh ketua Teater Atap Pati itu.

Anggota kelompoknya juga dimotivasi untuk tetap berkarya. Caranya membuat karya lewat tulisan.

Baca juga: BUMN Pastikan Pasokan Listrik Industri Oksigen Aman

Saat pengetatan pentas agak longgar beberapa waktu lalu, kelompoknya sempat menampilkan karyanya. Berjudul ”Njai Dasima”. Meski dipentaskan terbatas. Pementasan itu sempat tertunda di awal pandemi ini. Karena larangan berkerumun.

Dia merencanakan ada pentas lagi. Menunggu keadaan pembatasan kegiatan ini. ”Harapannya (pandemi) segera berakhir. Anak-anak juga kangen pentas. Tapi mau gimana lagi. Serba terbatas seperti ini. Ini malah ada PPKM darurat,” ujarnya.

Dia berpedoman, dengan kesenian tidak berpikir dapat imbalan. Soalnya jadi pegiat seni harus mendarah daging. ”Wani nggetih istilahnya,” ujar perempuan asal Pati itu.

Baginya, terjun berkesenian tak ada tips khusus. Yang penting bisa menerobos batas, tetap percaya diri, dan selalu berkarya. ”Tips khusus ndak ada sih. Yang penting pede (percara diri) aja,” terangnya. (adr)

(ks/lin/top/JPR)

 TOP