alexametrics
Sabtu, 18 Sep 2021
radarkudus
Home > Features
icon featured
Features

Cobain Cara Tepat Diet Keto

04 Juli 2021, 16: 55: 54 WIB | editor : Ali Mustofa

KONSULTASI: Gameli Setyo Nurani, nutrisionis RS dr R. Soetrasno, Kabupaten Rembang saat membuka konsultasi dengan pasien.

KONSULTASI: Gameli Setyo Nurani, nutrisionis RS dr R. Soetrasno, Kabupaten Rembang saat membuka konsultasi dengan pasien. (DOK RANI FOR RADAR KUDUS)

Share this      

MEMILIKI tubuh ideal dambaan setiap orang. Berbagai cara bisa dilakukan, salah satunya lewat diet. Bagi yang ingin cepat turunkan berat badan metode diet keto menjadi salah satu pilihan. Untuk menjalani harus dilakukan tepat agar tidak membahayakan kesehatan.

Bicara diet keto saat ini tengah populer. Sebenarnya sudah lama sekali. Dulunya hanya digunakan penderita epilepsi. Untuk mengurangi kejang. Namun seiring perjalanan waktu, diet ini digunakan untuk menurunkan berat badan.

Pada dasarnya diet keto yakni rendah karbohidrat dan tinggi lemak. Jadi orang yang tengah menjalani makannya hanya lemak dan protein; tanpa karbohidrat, sayur maupun buah-buahan.

Baca juga: Sushi Goreng Paling Dinikmati

SESUAI TAKARAN: Contoh diet keto,,ditambahkan minyak vco dan ada kacang almond, sebagai snack.

SESUAI TAKARAN: Contoh diet keto,,ditambahkan minyak vco dan ada kacang almond, sebagai snack. (DOK RANI FOR RADAR KUDUS)

”Karbohidratnya rendah sekali. Standarnya biasanya 75 persen lemak, 20 persen protein dan 5 persen karbohidrat.” kata Gemelli Setyo Nuraninutrisionis RS dr R. Soetrasno, Kabupaten Rembang.

Namun yang perlu menjadi catatan tidak semua orang bisa. Karena pada awalnya,  kebanyakan memang susah menerapkan. Karena kalau langsung mengurangi rendah karbohidrat efeknya luar biasa, seperti orang hipoglikemia. Adapula yang merasakan sering haus, sering buang air kecil, mual, kadang nyeri perut, lemas sampai bingung terasa. Sebab karbohidratnya rendah. Lalu diganti lemak yang tinggi.

”Tidak semua bisa menerapkan diet ini. Banyak ingin kurus dengan cara cepat. Tapi sebenarnya tidak semua orang bisa. Karena ada beberapa syarat,” keteranganya.

Rani menerangkan secara mendetail syarat jalani diet keto. Pertama orang yang obesitas, tetapi dalam kondisi sehat. Sehat dalam arti hasil pemeriksaan laboratoriumnya baik dan normal. Jika dari hasil lab kolestrol, LDL (low-density lipoprotein), trigliserida tinggi atau mempunyai gangguan fungsi ginjal dan asam urat maka tidak bisa menerapkan diet ini.

Kemudian dari sisi waktu diet keto maksimal 6 bulan. Lebih dari itu efek sampingnya akan tampak. Seperti kolesterol tinggi, LDL tinggi, asam urat tinggi fungsi ginjal terganggu, GFR menurun, sebab dietnya lemak tinggi. Sehingga membebankan fungsi ginjal.

”Misalnya 3 bulan sudah nampak turun dan ideal. Sedikit-sedikit beralih ke diet mediteranian, dalam arti lebih banyak makan buah, sayur dan kacang-kacangan,” pesannya.

 Syarat ketiga untuk melakukan diet keto yaitu komposisi lemaknya. Tidak sembarangan lemak dikonsumsi. Jadi komposisinya 80 persen yakni lemak yang sehat.  Bisa diperoleh lemak yang diperoleh dari ikan, kacang-kacangan seperti kedelai dan lain-lain, avokad, dan minyak VCO (Virgin Coconut Oil). Ini biasanya digunakan menambah energi. Baru yang 20 persennya lagi boleh goreng-gorengan atau daging berlemak seperti sate dan sejenisnya.

”Tingkat keberhasilan ini dipengaruhi motivasi orangnya. Kalau tahan, kuat 3 bulan bisa terlihat hasilnya. Penurunan BB nya bervariasi,  bisa sekitar 10-25 persen dari BB semula. Cuma kebanyakan saya amati 4-5 bulan sudah mulai layu tubuhnya. Jadi kurusnya beda,” evaluasinya.

Rani sebagai ahli gizi lebih mengarahkan diet rendah kalori dengan komposisi lengkap dan seimbang untukpara obesitas yang ingin langsing dan ideal. Dan tidak lupa aktivitas fisik yang sehat seperti olah raga secara tertatur dan terukur. Bisa dilakukan sesuai arahan ahli gizi, untuk mencapai berat badan yang diinginkan.

(ks/noe/him/top/JPR)

 TOP