alexametrics
Sabtu, 18 Sep 2021
radarkudus
Home > Features
icon featured
Features

Model Jilbab Fleksibel, Tak Banyak Gunakan Jarum

04 Juli 2021, 14: 39: 55 WIB | editor : Ali Mustofa

STYLISH: Jilbab pashminANGGUN: Kholifatun Rohmawati mengenakan jilbab pashmina.a bisa dimodel dengan melingkarkannya di leher dan bahu.

STYLISH: Jilbab pashminANGGUN: Kholifatun Rohmawati mengenakan jilbab pashmina.a bisa dimodel dengan melingkarkannya di leher dan bahu. (MOH. NUR SYAHRI MUHARROM/ RADAR KUDUS)

Share this      

JILBAB pashmina jadi salah satu hijab yang digandurungi anak muda saat ini. Selain pilihan warnanya beragam, juga mudah dibentuk. Sehingga tampilannya terlihat muda. 

Karena bentuknya persegi panjang, lebih mudah dibuat berbagai model saat dikenakan. 

Jenis jilbab pashmina sejauh ini ada tiga. Yaitu pashmina motif, pashmina polos, dan pashmina instan. Bahan-bahannya pun beragam. Ada sifon, ceruti, katun, voal, dan diamond italiano.

Baca juga: Teknis MPLS Siswa Baru di Jepara Belum Jelas karena Faktor Ini

STYLISH: Jilbab pashmina bisa dimodel dengan melingkarkannya di leher dan bahu

STYLISH: Jilbab pashmina bisa dimodel dengan melingkarkannya di leher dan bahu (MOH. NUR SYAHRI MUHARROM/ RADAR KUDUS)

”Kalau aku biasa pakai bahan cerutti. Aku pakek itu saking enaknya. Bahannya jatuh (tidak mudah terlempit), lembut, dan mudah dibentuk,” terang Kholifatun Rohmawati, salah satu penggemar jilbab pashmina.

Tidak sebagaimana hijab segi empat, bila terbuat dari bahan yang agak kaku, hijab segiempat perlu selalu disetrika sebelum digunakan. Jika tidak, beberapa bagian hijab mungkin akan terlihat kaku, berlipat, dan tidak indah saat digunakan.

Kemudian, beberapa hijab segiempat memiliki ruang lipat yang kecil, sehingga tak cukup fleksibel untuk dikreasikan.

Bila sudah pandai mengenakan pashmina, hanya perlu menyematkan satu peniti atau jarum pentul pada bagian dagu. Kemudian melilitkan sisa kain di leher tanpa perlu melakukan apa-apa lagi. Sebagaimana kerudung segi empat.

Bila ingin tampil lebih modis, anda bisa melilitkan kerudung ini dengan berbagai cara sambil tetap menutupi tubuh. Kerudung ini mudah dibentuk mengikuti wajah. Menghasilkan efek yang lebih tirus atau justru lebih penuh.

Begitu juga dengan Putri Rania Taqiyya Andjani, salah satu penggemar jilbab pashmina lainnya. Pashmina berbahan ceruti menurutnya jadi salah satu primadonanya. ”Bahannya itu jatuh gitu,” pungkasnya.

Gadis yang biasa disapa Olif ini mengaku senang memakai jilbab pashmina. ”Karena aku pribadi wajah nya lonjong gitu. Jadi kalo dipakein pashmina kaya lebih sedikit macem,” ungkapnya.

Senada dengan Olif. Pashmina jadi primadona Taqiyya sejak dua tahun terakhir karena menurutnya jilbab itu cocok dengan bentuk wajahnya. ”Fit on my face. Jadi aku kelihatan lebih muda,” ungkap Taqiyya.

Meski sedikit ribet pemakaiannya dibanding kerudung segi empat, itu jadi sebuah tantangan. Dengan keribetan tersebut, menuntutnya untuk kreatif menyesuaikan model apa saja yang ingin ditampilkan. Model jilbab pashmina juga menyesuaikan identitas yang ingin ditampilkan oleh sang pengguna. Apakah terlihat trendy, fashionable, atau mungkin syari. (rom/zen)

PUTRI RANIA TAQIYYA ANDJANI FOR RADAR KUDUS

ISTIMEWA: Selain di waktu santai, Jilbab pashmina juga bisa dikenakan saat acara formal.

Lebih Fashionable 

ADA banyak model yang bisa diterapkan dalam memakai jilbab pashmina. Yang paling simpel bisa dengam mencemol rambutnya. Agar jilbab itu tidak melorot, meski tidak diberi jarum pentul. Atau bisa juga dengan memakai dalaman jilbab. Supaya rambutnya tidak keluar. Model pemakainnya fleksibel namun tetap fashionable. 

Selanjutnya pashminanya tinggal dimodel selempang. Itu salah satu model yang simpel dalam memakai pashmina.

Kerudung pashmina bisa dipakai untuk kegiatan apa saja dan di mana saja. Mulai dari kegiatan olahraga, hangout, kegiatan formal, maupun hanya dipakai harian. ”Bisa dipakai apa saja. Saya biasanya juga pakai pashmina untuk pengajian,” terang Putri Rania Taqiyya Andjani.

Ia mengaku menjadi pashmina lovers sejak dua tahun lalu. Jumlah koleksinya pun mencapai ratusan.

Disesuaikan dengan pribadi masing-masing. Karena tiap orang punya cara pakaiannya masing-masing.

Jenis yang sering dia pakai pashmina polos berbahan ceruti. Modelnya pun dia sesuaikan dengan situasi dan kondisi. Bila untuk kegiatan formal, ia julurkan dan disampirkan ke salah satu bahu. Bisa juga di lingkarkan ke leher. Tinggal dipadukan dengan pakaian apa yang tengah dikenakan.

Sama halnya dengan Taqiyya. Olif juga melakukan hal yang sama dalam memakai jilbab pashmina. ”Karena modelnya banyak, jadi aku kreasikan aja. Sesuai acara yang mau aku datengin. Biar sesuai aja,” ujarnya.

Meski begitu dirinya tak ingin tampilan pashminanya itu-itu saja. Bila ingin dapat kreasi baru, ia melihat tutorialnya di Youtube. Menurutnya di platform itu  beragam refrensi memakai pashmina ada. ”Tapi untuk model-model tertentu itu, cuma beberapa saja yang aku terapin. Sekitar 4-5 model,” terang gadis yang mengaku mengoleksi puluhan pashmina ini. (rom/zen)

(ks/zen/top/JPR)

 TOP