alexametrics
Selasa, 27 Jul 2021
radarkudus
Home > Sportainment
icon featured
Sportainment

AHHA PS Pati Siap Tempur, Liga Malah Diundur

03 Juli 2021, 13: 16: 43 WIB | editor : Ali Mustofa

LIGA DITUNDA: Para pemain AHHA PS Pati berlatih untuk mematangkan tim menghadapi Liga 2.

LIGA DITUNDA: Para pemain AHHA PS Pati berlatih untuk mematangkan tim menghadapi Liga 2. (DOKUMEN AHHA PS PATI)

Share this      

PATI – Manager AHHA PS Pati Doni Setiabudi amat kecewa dengan keputusan penundaan liga musim ini. Persiapan yang telah dilakukan timnya selama ini seakan sia-sia jadinya.

Untuk diketahui, PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai operator Liga 1 dan Liga 2 secara resmi mengumumkan penundaan kompetisi dilakukan sampai akhir Juli. Padahal sedianya Liga 1 akan memulai kick off pada 9 Juli mendatang.

“Kalau ditunda apa akhir Juli ini bisa kick off. Kita juga belum tahu. Saya berharap PT LIB bisa mencari solusi terbaik agar liga tetap berjalan,” tegas pria yang akrab disapa Jalu ini kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Baca juga: PT Victoria Care Indonesia Tbk Donasikan 14.400 Botol Hand Sanitizer

Kegelisahan Jalu itu bisa dimaklumi. Tidak ada yang menggaransi akhir Juli bisa kick off. Sebab dimulainya kompetisi sepakbola sangat beegantung pada situasi dan kondisi Covid-19 di dalam negeri. Akankah kasusnya semakin landai atau semakin mengganas.

Sembari menunggu kepastian liga bergulir, lanjut Jalu, manajemen mengirim skuad berjuluk Java Army ini untuk menggelar training camp di Jakarta, untuk liburan sambil latihan. Kamis malam lalu, anak asuh Ibnu Grahan tersebut telah tiba di ibukota.

Kekecewaan Jalu memang cukup beralasan, dari sejumlah kontestan Liga 2 musim ini, klub yang bermarkas di Mojoagung, Pati ini termasuk yang paling siap tempur. Tim ini telah dibentuk sejak Desember 2020. Dimulai dari launching, yang diikuti dengan serangkaian seleksi pemain.

Selain pemain hasil seleksi tim ini juga melengkapinya dengan pemain berlabel bintang timmas seperti Nurhidayat, Zulham Zamrun dan Sutan Zico, sejak bergabungnya dua investor, Atta Halilintar dan Putra Siregar ke dalam klub.

Terpisah, Komisaris AHHA PS Pati Saiful Arifin juga tak kalah kecewa. Meskipun dia bisa memaklumi keputusan tersebut. Pria yang juga Wakil Bupati Pati ini sampai mengeluarkan kalimat satire. Begini bunyinya, memang hidup itu misteri, sulit diprediksi terutama menyangkut hal-hal sebagai berikut. Antara lain umur, rejeki, jodoh, mati, dan terakhir sepakbola yang terus tertunda karena Covid-19.

"Tapi ya kami tetap ikut regulasi yang ada. Berat pastinya (penundaan kompetisi ini)," kata pria yang akrab disapa Safin ini. 

(ks/aua/him/top/JPR)

 TOP