alexametrics
Jumat, 30 Jul 2021
radarkudus
Home > Grobogan
icon featured
Grobogan

Kluster Ziarah Mojorebo, 20 Pasien Sembuh

23 Juni 2021, 14: 49: 45 WIB | editor : Ali Mustofa

HARI INI TERAKHIR: Petugas mengecek perkembangan pasien positif di tempat isolasi terpusat Desa Mojorebo, Kecamatan Wirosari, baru-baru ini.

HARI INI TERAKHIR: Petugas mengecek perkembangan pasien positif di tempat isolasi terpusat Desa Mojorebo, Kecamatan Wirosari, baru-baru ini. (PUSKESMAS WIROSARI II FOR RADAR KUDUS)

Share this      

GROBOGAN, – Sebanyak 20 pasien positif Covid-19 menjalani isolasi terpusat di SDN 2 Mojorebo, Kecamatan Wirosari. Mereka merupakan para pasien positif setelah ziarah ke Bangkalan, Madura, beberapa waktu lalu.

Kepala Puskesmas Wirosari II Puji Mulyani mengungkapkan, isolasi terpusat tersebut telah dimulai sejak Senin pekan lalu. Dengan hitungan 10 hari, maka para pasien tersebut dijadwalkan selesai isolasi hari ini. Hingga kemarin, semua pasien dalam kondisi baik.

”Sudah mulai Senin pekan lalu, besok (hari ini, red) jadwalnya selesai. Kondisinya semua baik, tidak ada yang dirujuk. Kami siapkan infus dan oksigen tapi tidak terpakai,” tuturnya kemarin.

Baca juga: Ikon Lampu Asmaul Husna Blora Padam Lagi

Puji menceritakan, awal mula banyaknya pasien positif di Desa Mojorebo yakni saat para warga berziarah ke Bangkalan, Madura, beberapa waktu lalu. Sepulang dari ziarah, beberapa warga merasakan demam dan gejala-gejala lain.

Setelah dites antigen, terdapat warga yang positif Covid-19. Puskesmas Wirosari II pun melakukan tracking terhadap seluruh warga yang ikut ziarah, sekitar 60 orang. Dari total warga tersebut, terdapat 20 orang positif Covid-19.

Sesuai dengan ketentuan, saat banyak warga yang terpapar, maka dilakukan isolasi terpusat. Para warga pun ditempatkan di SDN 2 Mojorebo dengan pantauan Puskesmas Wirosari II. Mereka dicek kesehatannya dari hari ke hari.

”Memang awalnya yang menerapkan isolasi terpusat di Desa Kalirejo, kemudian ternyata Mojorebo juga ada kasus serupa,” kata dia.

Terpisah, Kepala Desa Mojorebo Edi Hartono mengungkapkan, untuk kebutuhan konsumsi para pasien tersebut dicukupi pihak pemerintah desa. Mereka diberi konsumsi makan sehari tiga kali dengan terus diperhatikan nutrisinya. 

(ks/ful/him/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya