alexametrics
Sabtu, 18 Sep 2021
radarkudus
Home > Rembang
icon featured
Rembang

Tahun Ini PKB Bidik Pengesahan Perda Pesantren

22 Juni 2021, 13: 45: 53 WIB | editor : Ali Mustofa

GUYUB: Jajaran pengurus dan Fraksi PKB Rembang melaksanakan coffee morning baru-baru ini

GUYUB: Jajaran pengurus dan Fraksi PKB Rembang melaksanakan coffee morning baru-baru ini (DPC PKB REMBANG FOR RADAR KUDUS)

Share this      

REMBANG, Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rembang terus mengejar pengesahan Peraturan Daerah (Perda) Pesantren. Targetnya, tahun ini atau pada 2022 nanti.

Baru-baru ini, jajaran pengurus partai mengadakan pertemuan di aula Rumah Dinas Muhammad Hanies Cholil Barro’, wakil bupati sekaligus Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Rembang saat ini.

Hanies menggelar acara coffee morning bersama jajaran pengurus dan fraksi PKB. Pada pertemuan tersebut disampaikan, PKB Rembang melalui fraksinya di DPRD memiliki komitmen untuk menginisiasi Perda. tentang pesantren di Kota Garam.

Baca juga: Laksanakan PPDB Online, Siswa Baru Bingung Unduh Pakta Integritas

Inisiasi tersebut menindaklanjuti UU Nomor 18 tahun 2019 tentang Pesantren yang sudah disahkan oleh pemerintah pusat. Hanies menilai, partai yang ia nakhoda tersebut juga memiliki tanggung jawab yang sama untuk melahirkan perda pesantren.

"PKB akan mengupayakan terbentuknya Perda Pesantren. Teman-teman Fraksi PKB sepakat untuk menjadi inisiator terbitnya Perda Pesantren di Rembang,” katanya.

Ketua Fraksi PKB  DPRD Rembang Ilyas mengaku sudah berencana menginisiasi Perda tentang pesantren sebagai tindak lanjut dari UU Nomor 18 tahun 2019 tentang Pesantren. Pihaknya menargetkan, perda tersebut bisa disahkan pada tahun ini. Atau paling lambat tahun depan.

Pembentukan perda tersebut dinilai perlu. Sebab, apabila belum terbentuk maka undang-undang pesantren yang sudah disahkan tidak bisa diaplikasikan di daerah. ”Kami mengupayakan perda ini bisa di sahkan pada tahun 2021 atau paling lambat 2022,” katanya.

Ilyas menambahkan, terbitnya perda pesantren merupakan hal mutlak. Melihat pesantren telah mengambil peran nyata dalam pembangunan bangsa dan negara. Terutama pada bidang pendidikan dan pembentukan karakter bangsa. Ia berharap, pesantren bisa mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah.

”Pesantren harus mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah agar eksistensinya terjamin dan  bisa meningkatkan perannya dalam pembangunan,” tuturnya. 

(ks/vah/ali/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya