alexametrics
Sabtu, 18 Sep 2021
radarkudus
Home > Pendidikan
icon featured
Pendidikan

Laksanakan PPDB Online, Siswa Baru Bingung Unduh Pakta Integritas

22 Juni 2021, 13: 23: 53 WIB | editor : Ali Mustofa

CEK SUHU: Petugas PPDB SMKN 1 Rembang mengecek suhu tubuh calon peserta didik baru yang ingin mendaftar kemarin.

CEK SUHU: Petugas PPDB SMKN 1 Rembang mengecek suhu tubuh calon peserta didik baru yang ingin mendaftar kemarin. (WISNU AJI/RADAR KUDUS)

Share this      

REMBANG, – Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMK/SMK Negeri sistem online mulai berjalan. Pada hari pertama kemarin, banyak anak didik masih kebingungan untuk mengunduh pakta integritas. Selain mereka mamang belum paham tentang komputer, sistemnya juga telah diperbarui.

Ini ditemukan di SMKN 1 Rembang. Agar tak canggung. Mereka pun memilih datang ke sekolah.  Pendaftaran dimulai pukul 07.00. Syaratnya harus punya token. Aktivasi bisa dilakukan Senin kemarin (21/6). Baru dipakai untuk mendaftar. Sebelumnya peserta didik verifikasi berkas dan ajuan akun penerimaan token mulai 14-19 Juni 2021.

Bisa dilayani online, jika kesulitan luring. Prokes ketat. Token berlaku untuk SMA/SMK Negeri, sebab satu link. Setelah akun diperoleh baru mengarah. Jika ingin masuk SMK masuk sesuai pilihan, begitupun sebaliknya. Artinya tidak boleh mencabang.

Baca juga: Ayo Wirausaha, Kalau Nggak Sekarang Kapan Lagi

Tentunya dengan jalur masing-masing. Untuk SMA atau SMK berbeda-beda. Di jalur SMA ada zonasi, afirmasi, perpindahan orang tua dan prestasi. Untuk SMK beda hanya tiga, afirmasi, prestasi, domisili terdekat.

Di SMKN 1 Rembang paling besar. Memiliki enam kompetensi keahlian (jurusan) satu bisnis konstruksi, desain permodelan dan interior bangunan. teknik dan bisnis sepeda motor, teknik permesinan, teknik kendaraan ringan dan otomotif serta teknik komputer jaringan.

”Kita bukanya bisnis konstruksi dan desain pemodelan dan interior bangunan masing-masing dua rombel. Selebihnya tiga rombel. Setiap rombel 36. Jadi totalnya 540,” jelas Ketua PPDB SMKN 1 Rembang Sumtingah kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Laporan panitia pukul 09.30 sudah ada 214 pendaftar. Sampai pukul 10.04 laporan tim admin terus mengalami kenaikan menjadi 250 pendaftar. Dan itu terus berkembang. Sampai tanggal 24 Juni mendatang.

Meskipun dibuka online, tetap ada satu dua anak ke sekolah. Biasanya ada permasalahan. Misalnya tanggal 14 Juni pakta integritas yang dipasang PPDB Jateng sesuai Juknis. Lalu tanggal 15 Juni ganti lagi versi terbaru.

Untuk yang lama-lama seolah-olah berlaku SMK. Karena ada surat kebenaran dan keterangan sehat. Terbaru yang di-upload tanggal 15 Juni sampai sabtu lalu. Kemudian hari Senin kemarin di beranda pendaftaran muncul khusus siswa SMK diminta mengunduh pakta integritas versi yang disiapkan.

”Sudah disiapkan sistem. Surat keterangan dokumen. Formatnya berubah hari Senin kemarin, sehingga anak-anak jadi bingung. Untuk yang harus di upload. Sementara ada yang sudah telanjur upload versi sebelumnya. Anak-anak bingung cara membatalkan,” imbuhnya.

Dari Provinsi meminta semua harus terlayani dengan baik kepada anak didik. Semua dibantu. Makanya disiapkan ruang operator. Bagi mereka yang mengalami kendala. Dari ratusan pendaftar jumlahnya tidak terlalu banyak. “Sekitar 10-an anak didik” pungkasnya. 

(ks/ali/noe/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya