alexametrics
Selasa, 27 Jul 2021
radarkudus
Home > Pati
icon featured
Pati

Isolasi Mandiri di Hotel Kencana Pati Dianggarkan Rp 3 Juta per Orang

21 Juni 2021, 16: 37: 51 WIB | editor : Ali Mustofa

DISEDIAKAN: Antisipasi kasus BOR tinggi Pemkab Pati menyediakan Hotel Kencana sebagai isoman untuk warga positif Covid-19

DISEDIAKAN: Antisipasi kasus BOR tinggi Pemkab Pati menyediakan Hotel Kencana sebagai isoman untuk warga positif Covid-19 (ANDRE FAIDHIL FALAH/RADAR KUDUS)

Share this      

PATI – Biaya perawatan pasien Covid-19 yang isolasi mandiri (isoman) di Hotel Kencana Pati dijatah Rp 3 juta per orang. Biaya ini diperuntukkan selama masa isolasi selama 14 hari.

Biaya perawatan di tempat karantina oleh pemerintah. Ini berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) RI Nomor HK.01/07/Menkes/446/2020. Itu tentang petunjuk teknis klaim penggantian biaya pelayanan pasien infeksi emerging tertentu.

”Untuk isolasi mandiri kami menyewa hotel satu orang Rp 3 juta untuk 14 hari. Ini berasal dari dana belanja tak terduga.” ungkap Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKAD), Turi Atmoko saat dikonfirmasi melalui pesan singkat.

Baca juga: Tak Izin, Pergelaran Wayang di Pati Batal Pentas

Soal berapa anggaran yang disediakan, kata dia, anggarannya menjadi satu dengan penanganan Covid-19. Masuk dalam belanja tak terduga. Besarannya ya menyesuaikan kebutuhan. ”Biaya perawatan ini termasuk tindakan di ruangan. Seperti pemeriksaan medis, obat-obatan hingga ketersediaan alat pelindung diri (APD) di ruangan,” imbuhnya.

Meski dibayar oleh pemerintah pusat, Turi menuturkan, saat ini seluruh pasien di Hotel Kencana masih dibiayai oleh pemeritah kabupaten Pati melalui dana belanja tak terduga dalam APBD. Biaya perawatan ini nantinya akan ditagihkan ke Kementerian Kesehatan agar di ganti.

Sementara itu, Bupati Haryanto menambahkan, saat ini kisaran 89 yang sedang Isoman di hotel itu. Sedangkan total kamar kisaran 92 tempat.

”Tergantung lamanya sewa hotel untuk anggarannya. Kalau sampai kapan disewa ya sampai reda kasus Korona ini. Ini tempat isolasi terpusat kedua kami untuk yang OTG. Kami ada beberapa tempat isolasi terpusat seperti Diklat KB dan lainnya. Selain itu, kami juga punya isolasi mandiri di tingkat RT/RW,”tambahnya.

Sewa hotel itu, sesuai arahan Presiden dan Gubernur. Pihaknya dimintai untuk menambah tempat isolasi, agar tidak terjadi permasalahan. Sehingga dengan arahan itu, Haryanto menyiapkan hotel tersebut sebagai salah satu tempat isoman.

”Selain isolasi di hotel itu, ada juga isoman di rumah masing-masing. Saya juga sudah memerintahkan kepada pemerintah desa, kecamatan dan puskesmas untuk memantau warga yang tengah menjalani karantina di rumah,” tegasnya. (adr)

(ks/him/top/JPR)

 TOP