alexametrics
Jumat, 30 Jul 2021
radarkudus
Home > Kudus
icon featured
Kudus

Kesembuhan Pasien Covid-19 di Kudus Salip Penambahan Kasus

19 Juni 2021, 10: 34: 46 WIB | editor : Ali Mustofa

TIDAK LAGI KIRIM KE DONOHUDAN: Sejumlah warga yang terpapar Covid-19 datang ke rumah fl at Bakalankrapyak, Kaliwungu, Kudus, untuk menjalani isolasi terpusat tingkat kabupaten.

TIDAK LAGI KIRIM KE DONOHUDAN: Sejumlah warga yang terpapar Covid-19 datang ke rumah fl at Bakalankrapyak, Kaliwungu, Kudus, untuk menjalani isolasi terpusat tingkat kabupaten. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)

Share this      

KUDUS – Angka kesembuhan Covid-19 di Kudus selama dua hari terakhir lebih tinggi dibandingkan jumlah penambahan kasus. Total dari Rabu hingga Kamis (16-17/6) ada 554 pasien Covid-19 yang sembuh. Rinciannya, 273 orang sembuh pada Rabu (16/6) dan 281 orang pada Kamis (17/6).

Jika dihitung secara keseluruhan, dari total 11.397 orang yang terpapar Covid-19 di Kudus, 8.488 pasien dinyatakan sembuh. Secara persentase menjadi 74,5 persen. Sedangkan kasus meninggal jumlahnya 942 orang atau hanya 8,26 persen. Jumlah kasus aktif saat ini 1.967 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan Kudus Badai Ismoyo menyebut, memang ada kabar baik selama dua hari ini. Kasus kesembuhan lebih tinggi dibandingkan angka penambahan kasus positif. Selama dua hari itu Rabu dan Kamis angka kesembuhan mencapai 554 orang. Yakni 273 pada Rabu dan 281 pada Kamis. Sementara angka penambahan kasus Covid-19 selama dua hari itu hanya 331 kasus. Rinciannya, Rabu (16/6) ada 179 kasus dan 152 kasus sehari setelahnya.

Baca juga: Perbaikan Lima Ruas Jalan di Pati Serap Rp 20 Miliar

”Namun angka tersebut masih fluktuatif. Itu tergantung masyarakat. Artinya, jika masyarakat tertib menjaga prokes (protokol kesehatan), maka angka penambahan kasus bisa terus berkurang,” tandasnya.

Untuk itu, pihaknya mengimbau masyarakat tetap mewaspadai penularan Covid-19 yang bisa saja terjadi di manapun dan kapanpun. ”Sehingga menggunakan masker, mencuci tangan sebelum dan setelah memegang benda, sertta menjaga jarak di kerumunan ini sangat perlu dilaksanakan untuk menghindari penularan,” pesannya.

Para pasien yang kini isolasi mandiri diharapkan menjalani isolasinya dengan baik dan benar. Dengan begitu, bisa mencegah penularan dan terjadi klaster keluarga.

”Para tenaga kesehatan di rumah sakit juga terus bekerja keras mengupayakan kesembuhan pasien-pasien yang tengah menjalani perawatan,” jelasnya.

Selain membenahi tata kelola penanganan pasien Covid-19 di rumah sakit, upaya lain dalam peningkatan kesembuhan dengan pengisolasian terpusat tingkat kabupaten hingga desa. ”Pengisolasian terpusat ini, agar penularan dapat dikendalikan. Karena kami tidak lagi mengirim ke Asrama Haji Donohudan. Cukup dipusatkan di sini (Kudus, Red) saja,” imbuhnya. (tos)

(ks/lin/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya