alexametrics
Jumat, 30 Jul 2021
radarkudus
Home > Pati
icon featured
Pati

Alasan Pemkab bakal Nanggung Biaya Pemulasaran Jenazah Pasien Korona

18 Juni 2021, 20: 58: 23 WIB | editor : Ali Mustofa

Alasan Pemkab bakal Nanggung Biaya Pemulasaran Jenazah Pasien Korona

PATI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati rencananya akan menanggung biaya pemulasaran jenazah pasien Covid-19. Pemkab melakukan langkah ini lantaran Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) tidak menanggung biaya pemulasaran warga isolasi mandiri di rumah. Melainkan, hanya menanggung pemulasaran di rumah sakit (RS).

Besaran tiap pemulasaran jenazah tersebut kisaran Rp 3,5 juta. Bupati Haryanto mengaku, siap menanggung biaya pemulasaran jenazah pasien Korona ini.  Biaya ini diperuntukkan warga yang meninggal ketika sedang isolasi mandiri.

”Bagi yang meninggal dngan isolasi maupun tidak isolasi dengan swab antigen positif akan kami bantu. Pemulasarannya itu terapkan prokes akan dibantu dari pemda. Soalnya, banyak yang nggak mampu. Karena nilainya Rp 3,5 sampai 3,6 juta-an,” ujar Haryanto kepada awak media.

Baca juga: Mawar Hartopo: Pramukanya Daring Dulu ya Dik

Nanti pihaknya akan menyampaikan ke pihak rumah sakit terkait ini. Agar meminta tagihan ke Pemkab Pati. Kata Haryanto, akan membuatkan surat ke RS terkait. Ini agar menyediakan pemulasaran jenazah dengan protokol covid-19.

”Nanti pak camat akan menyampaikan itu ke masyarakat. Mulai sekarang dan selanjutnya akan kami atasi,” tutur Haryanto.

Kebijakan Haryanto saat ini lebih memanfaatkan isolasi mandiri dan lockdown lokal di desa. Namun,isolasi mandiri ini bagi warga yang positif dengan status tanpa gejala (OTG). Isolasi mandiri di rumah, kata dia, lebih nyaman bagi warganya. Itu dibandingkan isolasi terpusat di Hotel Kencana atau Gedung Diklat KB Pati.

”Sekalipun  punya isolasi terpusat. Tapi isolasi mandiri ini dipusatkan di RT/RW tiap desa. Karena menurut saya itu lebih nyaman yang OTG itu. Soalnya dia (OTG) ditempatkan di tempatnya sendiri. Mereka diawasi keluarga dan logistik dibantu warga sekitar. Selain itu, kami juga akan membatu,” tandas Haryanto. (adr)

(ks/him/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya