alexametrics
Jumat, 30 Jul 2021
radarkudus
Home > Jepara
icon featured
Jepara

Bupati Jepara Warning Perusahaan, Wajib Terapkan Prokes Ketat

18 Juni 2021, 20: 41: 48 WIB | editor : Ali Mustofa

CEK: Bupati Jepara saat berkunjung ke salah satu perusahaan di Jepara belum lama ini. Ia mengumpulkan pimpinan perusahaan kemarin diberi arahan khusus terkait penerapan prokes.

CEK: Bupati Jepara saat berkunjung ke salah satu perusahaan di Jepara belum lama ini. Ia mengumpulkan pimpinan perusahaan kemarin diberi arahan khusus terkait penerapan prokes. (DISKOMINFO FOR RADAR KUDUS)

Share this      

JEPARA - Bupati Jepara Dian Kristiandi meminta semua perusahaan agar terus menerapkan secara ketat protokol kesehatan (prokes) di lingkungan kerja untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19. Hal tersebut disampaikannya karena terjadi peningkatan kasus beberapa waktu terakhir.

Menurutnya, penerapan prokes secara ketat wajib dilakukan untuk menekan penyebaran perluasan virus korona di lingkungan perusahaan. Demikian disampaikannya dalam rapat koordinasi (rakor) pencegahan dan pengendalian Covid-19 bagi perusahan di Gedung Shima Setda Jepara kemarin. “Terus bersama-sama melawan ini dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat di wilayah perusahaan bapak ibu sekalian,” ujar Andi, sapaan Dian Kristiandi.

Terlebih di antara ribuan karyawan banyak yang berasal dari luar daerah, dan beberapa indekos di sekitar tempat kerja. Sehingga mendorong pertumbuhan mobilitas di wilayah perusahaan. “Tentu dalam konteks mobilisasi ini akan banyak berinteraksi dengan pihak lain, itulah titik-titik rawan yang sangat memungkinkan akan terjadinya sebuah penyebaran,” kata bupati.

Baca juga: Omzet Pedagang Pasar Kliwon Kudus Anjlok, Penagihan Sewa Distop

Bupati menekankan kedisiplinan mematuhi prokes adalah bagian dari upaya perlindungan atas keberlangsungan usaha. Sekaligus melindungi keselamatan dan kesehatan para pekerja maupun warga sekitar.

Lebih lanjut Andi meminta, pada pemilik perusahaan untuk menyediakan rumah isolasi bagi pekerjanya. “Alhamdulillah dan terima kasih jika sekaligus membantu pemerintah mencukupi kebutuhan mereka selama menjalani karantina,” imbuhnya.

Hal itu juga mendapat perhatian dari Danrem 073/Makutarama Kolonel Arm. Putranto Gatot Sri Handoyo, Dandim 0719/Jepara Letkol Arh. Tri Yudhi Herlambang, dan Kapolres Jepara AKBP Aris Tri Yunarko, yang juga turut hadir dalam rakor dengan para pimpinan perusahaan pada siang itu.

Dalam arahannya, Kolonel Arm. Putranto Gatot Sri Handoyo mewajibkan semua perusahaan memiliki standar operasional prosedur pelaksanaan protokol kesehatan penanganan Covid-19. Baik dalam operasional maupun mobilitas kegiatan industrinya. “Peran serta bapak ibu sebagai pimpinan perusahaan di dalam untuk mengendalikan Covid-19 di wilayah Jepara ini sangat besar,” ujarnya.

Lebih lanjut, Danrem 073/Makutarama berharap para pemilik perusahaan agar bisa membantu pemerintah. Mulai dari memperketat penerapan prokes, sampai mencukupi kebutuhan penanganan.

Diketahui sebelumnya, sejak awal munculnya Covid-19, Pemkab Jepara telah mengeluarkan beberapa aturan untuk pencegahan dan penanggulangan pandemi ini. Salah satunya adalah memberikan surat edaran bagi perusahaan-perusahaan di Kota Ukir.

Kasus penularan Covid-19 di Jepara, mengalami peningkatan cukup signifikan dalam beberapa pekan ini. Untuk itu, penanganannya harus dilakukan bersama-sama dan memerlukan dukungan masyarakat.

Saat ini, Pemkab Jepara sudah menyediakan sejumlah tempat karantina terpadu yang disiapkan untuk warga terpapar Covid-19. Beberapa di antaranya yakni di Balai Latihan Kerja (BLK) Pecangaan, Hotel Julia, Kampus Undip Telukawur, Bumi Perkemahan (Buper) Pakis Aji, serta wisma milik Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud), di seputaran objek wisata Benteng Portugis, Kecamatan Donorojo.

Bupati juga mengimbau agar pada 19-20 Juni mendatang warga Jepara tetap di rumah saja. Hal itu untuk meminimalisasi mobilitas warga. Lokasi wisata juga ditutup hingga akhir bulan ini. “Saya mohon semua lapisan masyarakat untuk patuh menerapkan protokol kesehatan. Mohon dengan sangat. Ini demi keselamatan dan kesehatan warga Jepara,” tegasnya. 

(ks/war/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya