alexametrics
Jumat, 30 Jul 2021
radarkudus
Home > Rembang
icon featured
Rembang

Rembang Godok Regulasi PTM pada Ajaran Baru

18 Juni 2021, 14: 43: 10 WIB | editor : Ali Mustofa

PROKES KETAT: Sejumlah peserta didik baru menerapkan protokol kesehatan secara ketat saat mengantre mendaftar sekolah baru-baru ini.

PROKES KETAT: Sejumlah peserta didik baru menerapkan protokol kesehatan secara ketat saat mengantre mendaftar sekolah baru-baru ini. (WISNU AJI/RADAR KUDUS)

Share this      

REMBANG, - Sekolah jenjang SMA sudah membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Namun kejelasan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) pada tahun ajaran baru belum jelas. Saat ini masih dalam pembahasan regulasi.

Secara garis besar pelaksanaan kegiatan PPDB dilakukan secara online. Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Jawa Tengah Sunoto menyampaikan pertemuan secara langsung dalam proses PPDB, hanya menerima ketika ada masalah atau perlu kejelasan pada satuan pendidikan yang dituju. Tentunya harus menggunakan protokol kesehatan."Online untuk saat ini sama seperti tahun kemarin," katanya.

Disinggung terkait kesiapan PTM pada tahun ajaran baru, ia menjelaskan untuk sementara pihaknya masih menunggu instruksi lebih lanjut. Saat ini sedang ada penyusunan regulasi yang mengatur PTM. Diharapkan pada tahun ajaran baru nanti sudah bisa melaksanakan PTM . "Seperti apa belum tahu ditunggu ya," imbuhnya.

Baca juga: DAK Rp 100 M untuk Seratus Paket Proyek Rembang

Sementara itu, di Rembang, tahapan PPDB saat ini masih dalam tahap verifikasi. Seperti yang berlangsung di SMAN 1 Lasem beberapa waktu lalu. Kepala SMAN 1 Lasem Santosa mengagakan, pendaftaran baru alan dilaksanakan pekan depan.

Pada tahap verifikasi ini, kata dia, calon peserta didik diminta memasukkan data diri secara online. Kemudian diperiksa terkait kesesuaian identitas dan sejumlah poin lain.

Untuk pendaftaran di SMAN 1 Lasem nanti juga dilaksanakan online. Namun sekolah masih membuka posko aduan. Sehingga pendaftar bisa berkomunikasi melalui telepon atau langsung datang ke sekolah.  "Online semua sekolah tetap melayani," jelasnya.

Pihaknya tidak membatasi jumlah orang yang hendak mendatangi langsung posko aduan. Sebab, terkait pendaftaran ini juga memiliki tenggat waktu. Dikhawatirkan, apabila pelayanan sekolah dibatasi akan menimbulkan masalah. Untuk menjaga pelaksanaan prokes, sekolah sudah menyiapkan tim.

"Ketika masuk ada satgas,  ada petugas yang mengatur sedemikan rupa," imbuhnya.

(ks/vah/ali/top/JPR)

 TOP