alexametrics
Jumat, 30 Jul 2021
radarkudus
Home > Jepara
icon featured
Jepara

Pemkab Jepara Buka Lowongan Relawan Nakes

18 Juni 2021, 14: 41: 06 WIB | editor : Ali Mustofa

PENJELASAN: Ketua DPRD Jepara Haizul Ma’arif meminta penjelasan dari Satgas Covid-19 Jepara terkait kesiapan penanganan Covid-19.

PENJELASAN: Ketua DPRD Jepara Haizul Ma’arif meminta penjelasan dari Satgas Covid-19 Jepara terkait kesiapan penanganan Covid-19. (SETWAN FOR RADAR KUDUS)

Share this      

JEPARA – Pemkab Jepara membuka lowongan pekerjaan outsourching relawan nakes. Itu untuk memenuhi kebutuhan nakes menangani pasien Covid-19. Ini dikarenakan banyak nakes yang terpapar Covid-19.

"Dengan perjanjian enam bulan, sistem sewa, dan beberapa perbaikan fasilitas di sana. Jumlah TT ada 116, ada dokter serta nakes di sana. Sementara 24 totalnya, tapi tetap saja kalo TT terisi semua 24 tenaga masih kurang. Harapannya lokasi isolasi terpusat ini warga terkonfirmasi Covid-19 bisa terpantau,” tandas Sekda Jepara Edy Sujatmiko.

Ia mengungkapkan jumlah Bed Occupancy Rate (BOR) Tempat Tidur (TT) ICU berada di angka 94,44 persen serta 91,53 persen untuk TT isolasi. Ditambah, banyaknya nakes yang terpapar menjadikan kekurangan tenaga dalam penanganan pasien.

Baca juga: Gubug Payung Jadi Wisata Edukatif

Jawab itu disampaikan Edy ketika Satgas Covid-19 diundang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jepara mengundang Satuan Tugas (Satgas) kemarin. Dewan meminta penjelasan dari satgas terkait kesiapan penanganan Covid-19.

Agenda dengan pendapat itu dipimpin langsung Ketua DPRD Jepara Haizul Ma’arif didampingi Wakil Ketua DPRD Jepara Nuruddin Amin dan Junarso. Sementara dari eksekutif, turut hadir Sekda Jepara Edy Sujatmiko,  Satgas sekaligus Sekertaris Dinas Kesehatan (DKK) Muh Ali, Wakil Direktur Pelayanan RSUD RA. Kartini Jepara Bambang Dwipo, dan stakeholders terkait.

Ketua DPRD Jepara Haizul Maarif, mengatakan pihaknya merasa prihatin dengan kondisi pandemi di Kota Ukir. Setelah lonjakan kasus di Kudus, bergeser ke Jepara. “Ini harus menjadi perhatian khusus," kata Gus Haiz sapaan akrab Ketua DPRD Jepara.

Ia menegaskan, mereka yang terpapar Covid-19 masih banyak yang kurang pemantauan di rumah. Pasalnya terdapat keterbatasan ketersediaan ruang yang ada di rumah sakit. Sehingga, pihaknya mendorong pemerintah kabupaten agar warga yang terkonfirmasi Covid-19 dan perlu penanganan medis, harus dirawat di rumah sakit.

"Di sisi lain, kami ingin agar refocussing anggaran Rp 105 miliar dapat dimaksimalkan untuk penanganan dan pencegahan," tegasnya.

Gus Haiz mengajak warga Jepara selalu menjaga protokol kesehatan. Kemudian, pihaknya mendorong penambahan ruang isolasi termasuk penambahan tenaga kesehatan.

"Apalagi prokes, itu sangat penting, ditambah pasca-Lebaran ini tren kenaikannya memang luar biasa," tuturnya. 

(ks/war/zen/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya