alexametrics
Sabtu, 18 Sep 2021
radarkudus
Home > Blora
icon featured
Blora
Adventure di Hutan? Siapa Takut

Gubug Payung Jadi Wisata Edukatif

18 Juni 2021, 14: 30: 38 WIB | editor : Ali Mustofa

ADVENTURE: Bupati Blora Arief Rohman bersama Dirut Perhutani mengunjungi wisata Gubug Payung.

ADVENTURE: Bupati Blora Arief Rohman bersama Dirut Perhutani mengunjungi wisata Gubug Payung. (PROKOMPIM BLORA FOR RADAR KUDUS)

Share this      

CEPU, Pemkab Blora dan Perhutani sepakat menyulap Gubug Payung. Lokasi yang terdapat banyak pohon jati tua di Cepu itu akan dijadikan wisata edukatif.

Di Gubug Payung ada pohon-pohon jati tua. Usianya diperkirakan lebih dari dua abad. Kawasan ini memiliki luas sekitar 26,9 hektare dengan total pohon sekitar 1.131. Tingginya rata-rata sekitar 38 meter.

Baru-baru ini Bupati Blora Arief Rohman bersama dirut Perum Perhutani menyambangi lokasi tersebut. Mereka meninjau fasilitas-fasilitas wisata yang tersedia di Gubug Payung.

Baca juga: Seribu Satu RTLH di Grobogan Diperbaiki

Arief mengajak Perum Perhutani bersinergi dalam pengembangan sektor pariwisata di Blora ke depannya. Melalui wisata Gubug Payung ini. ”Ini salah satu kekayaan Perhutani di Indonesia. Di Gubug Payung ke depan kami ingin kembangkan menjadi wisata alam,” ujarnya.

Konsep wisata alam itu, kata Arief,  dapat dikembangkan  menjadi sarana edukasi juga bagi anak-anak. Agar mereka dapat mengetahui potensi kayu jati dari Blora. ”Biar anak kita tahu di Blora ini ada potensi sumber daya alam. Khususnya kayu jati yang sangat luar biasa untuk pembelajaran anak-anak kita,” imbuhnya.

Dirut Perhutani Wahyu Kuncoro juga sepakat. Ia berkomitmen akan mendukung perencanaan Pemkab Blora. Pihaknya siap mendukung upaya pengembangan pariwisata di Blora yang nantinya dapat mendorong perekonomian masyarakat setempat.

”Program-program yang saya pikir sangat bagus untuk meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar desa hutan. Karena salah satu tugas kita juga untuk hal tersebut,” jelasnya.

Di Cepu, juga sudah ada wisata edukasi. Yakni  Heritage Trainz Loco Tour Cepu yang juga dikelola KPH Perhutani Cepu. Arief mengharapkan wisata ini juga bisa dikembangkan. Selain kerja sama dengan Perhutani juga dengan Pemkab Bojonegoro, Jawa Timur. Karena jalur rel juga melintas hingga Desa Batokan. Desa itu masuk dalam Kecamatan Kasiman, Bojonegoro dan berputar hingga Gubug Payung. 

(ks/vah/lid/top/JPR)

 TOP