alexametrics
Jumat, 30 Jul 2021
radarkudus
Home > Kudus
icon featured
Kudus

Tak Layak Huni, Seratus Rumah di Kudus Diusulkan Direhab

18 Juni 2021, 14: 12: 21 WIB | editor : Ali Mustofa

Tak Layak Huni, Seratus Rumah di Kudus Diusulkan Direhab

KUDUS – Tak layak huni, seratus rumah di Desa Temulus diusulkan untuk direhab. Pengajuan ini melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Dari Kementerian Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Melalui program BSPS, penerima akan mendapat bantuan perbaikan rumah dengan nominal Rp 20 Juta.

Kepala Desa Temulus Suharto menyebut atas usulan itu, Desa Temulus menjadi desa terbanyak yang mendapatkan jatah program BSPS dibandingkan dengan desa-desa lain. Banyaknya jatah itu berdasarkan kondisi masyarakat yang diketahui berdasarkan data profil desa/kelurahan (prodeskel).

Baca juga: Penerimaan BPHTB Tak Terpengaruh Pandemi Covid-19

“Ada 9 desa saja yang mendapatkan dana program BSPS ini. Dan Desa Temulus yang paling banyak," terangnya.

Suharto telah mengirimkan data warganya yang bakal menerima dana program BSPS awal Juni. Kini pihaknya tinggal menunggu instruksi dari pusat untuk selanjutnya sosialisasi kepada calon penerima bantuan tersebut.

"Semoga bantuan ini nantinya bisa bermanfaat bagi penerima. Selain itu kami berharap program ini bisa mengurangi jumlah rumah tidak layak huni," ungkapnya.

Terkait kriteria rumah yakni tidak berotot atau tidak berpondasi dari besi. Khususnya rumah yang masih berupa gebyok dan berlantai tanah.

"Ada tiga rumah yang kami utamakan karena masih berupa gebyok. Selebihnya rumah dengan kondisi tidak berpondasi besi," ungkapnya.

Selain melalui BSPS dari Kementerian PUPR, perbaikan rumah tidak layak huni juga menggunakan dana alokasi khusus (DAK) 2021.

Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (PKPLH) Kudus Agung Karyanto menyebut perbaikan RTLH yang bersumber dari APBD Kudus tercatat ada 50 rumah. Sedangkan dari DAK ada 58 rumah.

Warga yang menjadi sasaran program RTLH itu juga sesuai usulan dari pemerintah desa 2020, sehingga nama-nama penerima manfaat sudah tersedia. Besarnya bantuan program bedah rumah dari APBD Kudus Rp15 juta untuk setiap penerima manfaat. Sedangkan dari DAK nilainya Rp20 juta untuk setiap penerima manfaat. (tos)

(ks/mal/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya