alexametrics
Jumat, 30 Jul 2021
radarkudus
Home > Rembang
icon featured
Rembang

Verifikasi Kota Layak Anak Digelar Daring

18 Juni 2021, 10: 00: 59 WIB | editor : Ali Mustofa

VERIFIKASI:  Bupati Rembang Abdul Hafidz didampingi tim dari Bappeda, DinsosPPKB mengikuti verifikasi persiapan kabupaten Rembang menuju KLA tahun 2021 di ruang pertemuan bupati kemarin.

VERIFIKASI: Bupati Rembang Abdul Hafidz didampingi tim dari Bappeda, DinsosPPKB mengikuti verifikasi persiapan kabupaten Rembang menuju KLA tahun 2021 di ruang pertemuan bupati kemarin. (BAPPEDA REMBANG FOR RADAR KUDUS)

Share this      

KOTA, Radar Kudus – Kabupaten Rembang kembali masuk nominasi  Kota Layak Anak (KLA). Kemarin verifikasi dan penilaian oleh kementerian digelar secara daring.

KLA sudah diberikan tahun 2011. Setiap ada pemberian penghargaan, Kota Garam masuk dalam berbagai kategori mulai madya hingga nindya. Ini semua diraih berkat komitmen Pemkab Rembang inisiasi KLA.

Hadir mengikuti verifikasi dan penilaian diantaranya, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Keluarga Berencana (Dinsos dan PPKB), Bappeda, Pengadilan Agama. Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga), perwakilan Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD), Fasilitator Keluarga hingga Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM).

Baca juga: Dipertanyakan Dewan, Ini Alasan Dinas PUPR Jepara Belum Perbaiki Jalan

”Penilaian tetap dilakukan setiap tahun. Awalnya dikirim melalui questioner,” kata Plt.  Kepala Dinsos dan PPKB Rembang Agus Salim kepada Jawa Pos Radar Kudus, kemarin (17/6).

Dari questioner yang diberikan tersebut selanjutnya dilakukan pengisian. Kemudian dikembalikan lagi oleh Kementerian PPA. Selanjutnya dari tahapan tersebut akan dilakukan evaluasi kembali oleh tim dari kementerian.

“Setelah memenuhi syarat akan dilakukan verifikasi. Apakah kabupaten sudah mendukung sebagai KLA atau sebaliknya. Sesuai UU perlindungan anak. Apa saja inovasi yang dilakukan daerah untuk mendukungnya. Rembang sudah termasuk sangat bagus KLA. Tahun lalu juga mendapatkan penghargaan serupa. Mudah-mudahan bisa memperoleh lagi,” jelasnya.

Agus menambahkan semestinya tim kementerian terjun langsung. Berhubung pandemi dilakukan secara daring sehingga ada keterbatasan. “Kadang-kadang terganggu suara. Lalu koneksi sebab menggunakan jaringan. Namun Rembang optimistis menuju KLA tahun ini,” ujarnya. (noe)

(ks/ali/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya