alexametrics
Jumat, 30 Jul 2021
radarkudus
Home > Pati
icon featured
Pati

Pembangunan Dermaga di Juwana Dianggarkan Rp 14 Miliar

17 Juni 2021, 16: 27: 41 WIB | editor : Ali Mustofa

OVER KAPASITAS: Pelabuhan Juwana tampak dipenuhi kapal belum lama ini. Rencananya, akan dibangun dermaga lagi di Desa Bakaran Wetan, Juwana.

OVER KAPASITAS: Pelabuhan Juwana tampak dipenuhi kapal belum lama ini. Rencananya, akan dibangun dermaga lagi di Desa Bakaran Wetan, Juwana. (ANDRE FAIDHIL FALAH/RADAR KUDUS)

Share this      

PATI – Pembangunan turap dermaga tambat kapal di Desa Bakaran Wetan, Juwana diguyur Rp 14 miliar. Sedangkan untuk mencapai final, proyek ini diperkirakan menelan anggaran Rp 70 miliar. Sedangkan untuk paket proyek tahun ini meliputi pemasangan sheet pile, capping beam, dan lantai dermaga.

Proyek ini tahap kedua lanjutan tahun lalu. Saat ini tender dimenangkan PT Aneka Tata Sarana. Kontraknya pada 2 Juni lalu. Rekanan tersebut dengan harga penawaran kontrak senilai Rp 12 miliar. Sedangkan tahun lalu dimenangkan PT Duta Mas Indah. Nilai kontraknya kisaran Rp 18 miliar.

”Sesuai dengan master plan dari DKP Pati, kisaran Rp 70 miliar. Itu total anggaran final yang diperlukan. Sedangkan hingga kini sudah menelan Rp 32 miliar-an. Belum setengahnya,” kata Kabid Sumber Daya Air (SDA) pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Pati, Sudarno.

Baca juga: Bupati Kudus Ajak Warganya Tak Usah Takut Jalani Isolasi Mandiri

Sedangkan untuk proyeknya ada pembuatan Sheet pile, capping beam, dan lantai dermaga. Sheet pile sendiri itu material konstruksi yang berbentuk lembaran. Ini ditanamkan di tanah secara vertikal untuk menahan tanah agar tidak terjadi longsor.

Kemudian Capping Beam merupakan balok penutup pada konstruksi bangunan bawah. Misalnya untuk turap, dan dinding penahan. Untuk pemasangan sheet pile menghabiskan anggaran cukup banyak. Karena pengangkutan dan pemasangannya menggunakan alat crane. 

”Saat ini tahapannya pengukuran ekside bersama konsultan dan penyedia jasa. Ini juga menunggu pengiriman Sheet pile. Bahan-bahan ini rencana didatangkan dari Surabaya,” imbuhnya.

Pihaknya tidak bisa memastikan selesainya proyek ini. Soalnya, masih melanjutkan jalan dermaga yang masih saparo. Selain itu, masih melakukan pengurukan jalan antar dermaga. ”Harus dilanjutkan lagi. Termasuk pengerukan kolam tambat kapal ini. Semoga saja ini cepat selesai. Biar tidak berlarut-laut. Namun, ini juga tergantung ketersediaan APBD,” bebernya.

Dia memperkirakan, dermaga ini bisa menampung 100 kapal. Selain itu, gunanya untuk mengurangi efek penghambatan arus air muara. ”Soalnya kapal-kapal ini bersandar disepanjang sungai. Itu bisa mengganggu arus. Kalau sudah jadi bisa parkir di dermaga. Sehingga tidak terjadi banjir lagi,” pungkasnya. (adr)

(ks/him/top/JPR)

 TOP