alexametrics
Jumat, 30 Jul 2021
radarkudus
Home > Ambyar
icon featured
Ambyar

Sudah Kirim Uang, Malah Batal Hajatan

17 Juni 2021, 10: 49: 09 WIB | editor : Ali Mustofa

Sudah Kirim Uang, Malah Batal Hajatan

NASIB Rukani (naman samaran) dan Jamani (bukan nama sebenarnya) gagal menggelar pesta pernikahannya. Ini karena adanya PPKM skala nasional. Padahal acaranya tinggal sepekan lagi. 

Mereka padahal sudah membayar Rp 70 juta untuk pesta pernikahan. Tapi mau tidak mau harus dibatalkan. ”Lha iyo, wes kadong pesen. Wes meh lunas. Kok korona malah soyo ndadi. Rasido pesta ngene iki,” keluh Rukani.

Padahal uang tersebut dari hasil menabung kekasihnya itu selama lima tahunan. Namun, apa boleh buat harus hangus separo. Sudah mengusut pihak WO-nya. Tapi belum membuahkan hasil. ”Tidak tahu, Mas. Ini juga belum jelas. Mungkin dikembalikan berapa persen gitu. Soalnya sudah DP kan nggak bisa balik uangnya,” beber Jamani.

Baca juga: Penutupan Wisata di Jepara Diperpanjang Gegara Kasus Covid-19 Naik

Alhasil, pernikahan mereka diselenggarakan apa adanya. Mengundang Mbah Modin ke rumahnya. Untuk dinikahkan tanpa tamu undangan. ”Kalau di KUA gratis, mas. Tapi kalau mengundang ke rumah kan bayar. Saya kasih Rp 1 juta,” papar Rukani.

Gagalnya pesta ini, membuat mereka juga terheran-heran. Pasalnya, mal dan cafe dibuka. Kenapa malah acara pernikahan dilarang. Padahal sama-sama mengundang kerumunan. ”Seharusnya sekalian saja. Semua itu ditutup. Kesannya biar adil. Biar masyarakat tak menggerutu,” ujarnya.

Selain itu, dampak gagalnya pestanya ini, membuatnya tak bisa melupakan kekesalannya. Kata dia, kalau bisa ini momen sekali dalam seumur hidup. Tapi kok ya batal. ”Wes mboh, Mas. Pie maneh. Isone yo mung pasrah marang pemerintah,” pungkasnya. (adr)

(ks/zen/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya