alexametrics
Senin, 02 Aug 2021
radarkudus
Home > Grobogan
icon featured
Grobogan

Dinkes: Lonjakan Kasus Capai 2.000 Persen, Akumulasi Sejak Tahun Lalu

17 Juni 2021, 10: 17: 56 WIB | editor : Ali Mustofa

Dinkes: Lonjakan Kasus Capai 2.000 Persen, Akumulasi Sejak Tahun Lalu

GROBOGAN - Dinas Kesehatan (Dinkes) Grobogan mengklarifikasi peningkatan kasus Covid-19 yang mencapai 2.803 persen dalam sepekan. Data yang tersebar merupakan data sejak awal kasus 2020 hingga 13 Juni 2021.

Sebelumnya, dalam siaran pers yang dilakukan Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adidasmito dari Graha BNPB, Jakarta, Selasa (15/6) menyebut Grobogan mengalami kenaikan tertinggi di tingkat nasional, yakni mencapai 2.803 persen.

”Terkait data Covid-19 Kabupaten Grobogan yang mencapai 2.803 persen, dengan ini kami jelaskan bahwa data itu data dari tahun 2020 sampai dengan 13 juni 2021 yang di aplikasi new all record (NAR). Namun, kolom verifikasi baru di-klik secara keseluruhan, namun data tersebut keluar sebagai data baru dalam satu hari,” jelas Kepala Dinkes Grobogan Slamet Widodo melalui Kasi Survailen, Imunisasi dan Kejadian Luar Biasa (KLB) Pujiyono.

Baca juga: Resmi Dimulai, TMMD Sengkuyung di Jepara bakal Mbangun Jalan dan RTLH

Menurutnya, Dinkes Grobogan sudah melakukan konsultasi dengan Pos Kedaruratan Kesehatan Masyarakat atau Public Health Emergency Operating Center (PHEOC) Kemenkes dan sudah di-cleaning. Kemudian terverifikasi sebagai data Kabupaten Grobogan secara komulatif dari tahun 2020.

”Sehingga data dari awal kasus sampai 13 juni 2021 baru diversifikasi. Hal itu dilakukan karena hasil bimbingan dari pendampingan Kemenkes bahwa data di NAR harus diversifikasi pada Kamis (10/6),” paparnya.

Diungkapkan, data tersebut bersumber dari aplikasi NAR yang di-update setiap hari oleh fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) yang melayani Swab-PCR. Sehingga data tersebut hasil dari Swab-PCR se-Kabupaten Grobogan.

”Memang sempat menimbulkan kegaduhan di masyarakat karena lonjakan mencapai 2.803 persen tersebut. Kami sudah menjelaskan ke PHEOC untuk klarifikasi, namun katanya tidak apa-apa yang penting mereka tahu itu data lama,” keluhnya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan hingga Rabu (16/6), total ada 4.336 kasus positif Covid-19 di Kabupaten Grobogan. Rinciannya, 368 orang meninggal dunia, 3.593 orang sembuh.

(ks/int/top/JPR)

 TOP