alexametrics
Jumat, 30 Jul 2021
radarkudus
Home > Sportainment
icon featured
Sportainment

PSG Pati Resmi Ganti Nama Jadi AHHA PS Pati FC

16 Juni 2021, 21: 26: 55 WIB | editor : Ali Mustofa

GANTI NAMA: Wakil Bupati Saiful Arifin (memakai kemeja batik) saat menjawab pertanyaan wartawan dalam konferensi pers pergantian klub PSG Pati menjadi AHHA PS Pati.

GANTI NAMA: Wakil Bupati Saiful Arifin (memakai kemeja batik) saat menjawab pertanyaan wartawan dalam konferensi pers pergantian klub PSG Pati menjadi AHHA PS Pati. (PSG FOR RADAR KUDUS)

Share this      

PATI – Klub Liga 2 PSG Pati resmi ganti nama menjadi AHHA PS Pati FC. Pengumuman ini dilakukan langsung oleh Chairman AHHA PS Pati FC Atta Halilintar dan Putra Siregar bersama Wakil Bupati Saiful Arifin yang menjadi komisaris dimana sebelumnya menjadi presiden klub.

Atta Halilintar menegaskan keputusannya bersama Putra Siregar untuk membeli saham PSG Pati karena kesamaan visi dengan Saiful Arifin. Visi dimaksud ialah melahirkan dan membentuk  atlet-atlet sepak bola Indonesia masa depan dengan cara pembinaan sejak usia dini. Atta dan Putra melihat PSG Pati memiliki potensi kuat untuk mewujudkan visi itu.

“Saya ketemu beberapa klub, tapi ternyata jodohnya sama PSG Pati punya Pak Safin. Saya tertarik karena Pak Safin punya training ground yang bahkan klub liga 1 belum punya. Ada 6 training ground yang digunakan untuk melatih anak-anak dari usia SD-SMP untuk jadi pemain hebat di akademi beliau,” kata Atta dalam konferensi pers yang disiarkan secara langsung melalui kanal Youtube pribadinya, Senin (14/6) malam.

Baca juga: 11.821 Pegawai dan Mitra Kerja PLN Gelar Pasukan dan Peralatan

Untuk diketahui setelah kesepakatan kolaborasi ini, klub yang berlaga di Liga 2 ini dimiliki oleh tiga orang. Karena itu banyak pertanyaan muncul. Akankah klub yang digadang-gadang Saiful Arifin bakal membanggakan dan melejitkan nama Pati ini akan berpindah home base ke luar kota. Mewakili Atta dan Putra Siregar, Saiful Arifin menegaskan bahwa dalam mengarungi Liga 2 (musim ini), hal tersebut tidak akan dilakukan.

“Klub lain banyak yang mencari tempat untuk training ground. Sedangkan kami di Pati sudah punya enam training ground. Ngapain mesti pindah segala?” ujar pria yang akrab disapa Safin ini, dalam konferensi pers usai peresmian klub dengan logo kuda jingkrak tersebut.

Namun tidak dipungkiri seandainya lolos ke Liga 1 nantinya, AHHA PS Pati akan berkandang di luar kota, dengan stadion yang lebih representatif.

“Nantinya kalau sudah liga 1 katakanlah, kan mesti main di stadion yang cukup bagus (berstandar), itu nanti kita pikirkan lagi,” imbuhnya.

Sementara itu terkait keputusan pergantian nama klub dan logo yang belum disahkan oleh PSSI, Atta Halilintar akan sepenuhnya ikut aturan federasi, jika memang tidak bisa dipakai untuk kompetisi Liga 2 musim ini. Sebab pergantian nama dan logo biasanya dilakukan saat kongres tahunan PSSI. Sementara kongres itu sudah lewat.

(ks/aua/him/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya